Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:24 WIB
loading...
Trump Telah Teken Nota...
Presiden AS Donald Trump akui sudah meneken salinan dokumen MoU Amerika dan Iran yang berisi 14 poin kesepakatan. Foto/White House
A A A
TEHERAN - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara pribadi telah resmi menandatangani salinan nota kesepahaman (MoU) Amerika dengan Iran. Foto dokumen tersebut dilaporkan telah dikirim ke pihak Iran dan para mediator.

Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa teks nota kesepahaman telah resmi diselesaikan dan ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Baca Juga: Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik

Trump menandatangani dokumen tersebut saat menghadiri makan malam bersama Presiden Emmanuel Macron di sela-sela KTT G7 di Prancis.

"Sudah ditandatangani," kata Trump saat meninggalkan Versailles pada Rabu malam. "Saya menandatanganinya di Versailles," katanya lagi, yang dilansir Russia Today, Kamis (18/6/2026).

Gedung Putih belum menerbitkan teks final memorandum tersebut, tetapi seorang pejabat senior AS membacakan dokumen 14 poin tersebut kepada wartawan pada hari Rabu pagi, setelah beberapa hari dikritik karena kerahasiaannya.

Pembacaan tersebut sebagian besar mengikuti teks yang bocor, tetapi mencakup bahasa yang lebih rinci tentang kedaulatan Lebanon, penghapusan bertahap blokade Angkatan Laut AS, pengelolaan Selat Hormuz di masa depan, dan penanganan persediaan uranium yang diperkaya Iran di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei mengatakan bahwa berakhirnya perang di Lebanon sama pentingnya bagi Teheran seperti ketentuan yang menyangkut Iran sendiri. "Itulah sebabnya klausul pertama menyebutkan negara tersebut tiga kali, termasuk penghormatan terhadap integritas teritorial dan kedaulatannya," ujarnya.

"Kami tidak memisahkan Amerika Serikat dan rezim Israel, tetapi perbedaan pendekatan dan metode mereka jelas terlihat," kata Baghaei, menurut laporan Press TV.

“Jika serangan rezim Israel terhadap Lebanon berlanjut, hal itu akan dianggap sebagai pelanggaran terhadap komitmen pihak lain berdasarkan nota kesepahaman.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved