Masjid-masjid di Asia Kosong pada Hari Pertama Ramadhan
Sabtu, 25 April 2020 - 04:01 WIB
Seorang muslim memakai masker di masjid pada hari pertama Ramadhan di Bangkok, Thailand. Foto/REUTERS/Jorge Silva
KUALA LUMPUR - Ramadhan di negara-negara Asia terasa berbeda saat wabah virus corona masih melanda. Warga Muslim diminta tetap menjaga jarak dan beribadah di rumah.
Padahal biasanya Ramadhan menjadi saat keluarga dan teman berkumpul, ibadah salat Tarawih dan buka puasa bersama. Kini, populasi 1,8 miliar Muslim di Asia harus menghindari berbagai aktivitas itu untuk mencegah penyebaran virus corona.
“Seperti saat kita puasa, kita harus berjuang dan melawan nafsu kita,” papar Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin saat pidato di televisi.
Pemerintah Malaysia memperpanjang pembatasan gerak warga hingga 12 Mei, membatalkan pasar malam Ramadhan dan melarang warga beribadah di masjid. Warga juga dilarang pulang kampung atau mudik.
Padahal biasanya Ramadhan menjadi saat keluarga dan teman berkumpul, ibadah salat Tarawih dan buka puasa bersama. Kini, populasi 1,8 miliar Muslim di Asia harus menghindari berbagai aktivitas itu untuk mencegah penyebaran virus corona.
“Seperti saat kita puasa, kita harus berjuang dan melawan nafsu kita,” papar Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin saat pidato di televisi.
Pemerintah Malaysia memperpanjang pembatasan gerak warga hingga 12 Mei, membatalkan pasar malam Ramadhan dan melarang warga beribadah di masjid. Warga juga dilarang pulang kampung atau mudik.
Lihat Juga :