Manfaatkan Perang Ukraina, ISIS Serukan Anggotanya Serang Barat

Rabu, 20 April 2022 - 00:18 WIB
Baca juga: ISIS Klaim Tembak Mati Dua Polisi Israel, Serangan Kedua dalam Sepekan

Secara resmi dinyatakan dikalahkan oleh Presiden AS saat itu Donald Trump pada 2019 dengan pembunuhan al-Baghdadi, kelompok itu telah mengasingkan diri ke wilayah yang relatif kecil di Suriah, sebuah negara di mana kelompok itu pernah memegang wilayah yang signifikan, setelah bertahun-tahun bertempur dengan militer Suriah, Rusia, Iran, dan AS.

Namun, sebuah cabang dari kelompok tersebut, yang dikenal sebagai ISIS-K, melakukan bom bunuh diri di bandara Kabul di Afghanistan selama upaya AS untuk mengevakuasi anggota militernya dan meninggalkan negara itu setelah 20 tahun perang.

Beberapa serangan di Eropa juga telah dikaitkan dengan simpatisan ISIS, termasuk pembunuhan brutal anggota parlemen Inggris David Amess.

Baca juga: Media Lebanon: Militan ISIS Berencana Bunuh Macron
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!