Media Lebanon: Militan ISIS Berencana Bunuh Macron
Selasa, 15 Maret 2022 - 19:55 WIB
loading...
Presiden Prancis Emmanuel Macron jadi sasaran pembunuhan oleh militan ISIS saat berkunjung ke Lebanon pada tahun 2020 lalu. Foto/Al Araby
A
A
A
BEIRUT - Militan kelompok Negara Islam (IS, dulu ISIS) dilaporkan berencana untuk membunuh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan pejabat Lebanon lainnya pada tahun 2020 lalu. Demikian laporan sebuah surat kabar Lebanon pada awal pekan ini.
"Sebuah sel ISIS - yang ditangkap pada September 2020 - sedang merencanakan untuk membunuh Macron selama kunjungan keduanya ke Lebanon tahun itu," tulis harian Lebanon Al-Akhbar, dalam sebuah laporan, yang dikutip Al Araby, Selasa (15/3/2022).
Menurut surat kabar yang memiliki hubungan dekat dengan Hizbullah, yang didukung Iran, investigasi mengungkapkan bahwa militan ISIS berencana juga membunuh politisi Lebanon, termasuk mantan Perdana Menteri dan kepala Gerakan Masa Depan, Saad Hariri - yang ayahnya dibunuh pada 2005 - serta kepala Gerakan Patriotik Bebas dan anggota parlemen Gebran Bassil.
Seorang pejabat keamanan senior mengatakan kepada Al-Akhbar bahwa jaringan itu berada di "tahap akhir" dari rencananya dan memiliki "profesionalitas tingkat tinggi."
Pada akhir September 2020, polisi Lebanon membunuh sembilan gerilyawan ISIS selama perburuan "teroris" yang terkait dengan beberapa serangan mematikan, termasuk beberapa diantaranya terhadap tentara Lebanon. Lainnya ditangkap dalam penggerebekan tersebut.
Baca juga: Arab Saudi Eksekusi Mati 81 Orang Komplotan ISIS dan al-Qaeda
"Sebuah sel ISIS - yang ditangkap pada September 2020 - sedang merencanakan untuk membunuh Macron selama kunjungan keduanya ke Lebanon tahun itu," tulis harian Lebanon Al-Akhbar, dalam sebuah laporan, yang dikutip Al Araby, Selasa (15/3/2022).
Menurut surat kabar yang memiliki hubungan dekat dengan Hizbullah, yang didukung Iran, investigasi mengungkapkan bahwa militan ISIS berencana juga membunuh politisi Lebanon, termasuk mantan Perdana Menteri dan kepala Gerakan Masa Depan, Saad Hariri - yang ayahnya dibunuh pada 2005 - serta kepala Gerakan Patriotik Bebas dan anggota parlemen Gebran Bassil.
Seorang pejabat keamanan senior mengatakan kepada Al-Akhbar bahwa jaringan itu berada di "tahap akhir" dari rencananya dan memiliki "profesionalitas tingkat tinggi."
Pada akhir September 2020, polisi Lebanon membunuh sembilan gerilyawan ISIS selama perburuan "teroris" yang terkait dengan beberapa serangan mematikan, termasuk beberapa diantaranya terhadap tentara Lebanon. Lainnya ditangkap dalam penggerebekan tersebut.
Baca juga: Arab Saudi Eksekusi Mati 81 Orang Komplotan ISIS dan al-Qaeda
Lihat Juga :