Ukraina Bersiap Hadapi Serangan Rusia di Sektor Timur

Selasa, 12 April 2022 - 03:42 WIB
Jika Rusia akhirnya merebutnya, itu bisa lebih baik menghubungkan pasukan yang maju dari timur dengan pasukan dari Krimea, dan mengalihkan fokus mereka ke upaya baru untuk mengepung pasukan utama Ukraina di timur.

Baca: Zelensky Cari Bantuan Militer dari Korea Selatan

Panglima militer Ukraina, Jenderal Valeriy Zaluzhnyi, bersikeras bahwa para pembela Mariupol masih bertahan. "Kami melakukan yang mungkin dan yang tidak mungkin untuk kemenangan dan pelestarian nyawa personel dan warga sipil di segala arah," kata Zaluzhniy. "Percayalah pada Angkatan Bersenjata Ukraina!" tandasnya.

Dalam permohonan terakhirnya untuk dukungan internasional, Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan kepada parlemen Korea Selatan, ada puluhan ribu orang tewas di Mariupol, angka yang belum dikonfirmasi secara independen.

“Meski demikian, Rusia tidak menghentikan serangan mereka. Rusia sedang memusatkan puluhan ribu tentara untuk serangan barunya,” kata Zelensky.

Rasa cemas menjalar di kubu pasukan Ukraina. "Hari ini mungkin akan menjadi pertempuran terakhir, karena amunisi hampir habis," kata Brigade Angkatan Laut ke-36 Angkatan Bersenjata Ukraina di Facebook.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!