Pria Bersenjata Api Bunuh 5 Orang di Pinggiran Tel Aviv

Rabu, 30 Maret 2022 - 06:37 WIB
Pekan lalu, seorang warga Arab Israel membunuh empat orang dalam serangan penusukan dan tabrakan mobil di kota selatan Beersheba, sebelum dia ditembak mati oleh seorang pejalan kaki. Pihak berwenang Israel mengatakan dia adalah simpatisan ISIS.

Baca juga: 4 Tewas dalam Aksi Penikaman dan Serangan Mobil di Israel Selatan

Pada hari Minggu, ketika pertemuan puncak Israel-Arab diadakan di Israel selatan, seorang penyerang Arab menembak dan membunuh dua petugas polisi di Hadera, sebuah kota sekitar 50 km utara Tel Aviv. Petugas lain menembak dan membunuhnya.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan Hadera.

Baca juga: ISIS Klaim Tembak Mati Dua Polisi Israel, Serangan Kedua dalam Sepekan

Para pejabat Israel telah memperingatkan tentang lonjakan serangan menjelang bulan April untuk bulan suci Ramadhan, periode di mana kekerasan telah melonjak di masa lalu.

Tahun lalu terjadi bentrokan malam Ramadhan antara warga Palestina dan polisi serta pemukim Israel. Serangan polisi di kompleks masjid Al-Aqsa dan larangan pertemuan malam di Gerbang Damaskus membantu memicu kekerasan antara Israel dan militan Gaza yang menyebabkan 11 hari serangan roket Palestina dan serangan udara Israel.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!