Pria Bersenjata Api Bunuh 5 Orang di Pinggiran Tel Aviv

Rabu, 30 Maret 2022 - 06:37 WIB
loading...
Pria Bersenjata Api...
Pria Arab bersenjata api membunuh 5 orang di pinggiran Tel Aviv sebelum ditembak mati oleh polisi Israel. Foto/Infobae
A A A
BNEI BRAK - Layanan ambulans nasional Israel menyatakan seorang pria Arab bersenjata menewaskan sedikitnya 5 orang di pinggiran Tel Aviv pada Selasa (29/3/2022) sebelum dia kemudian ditembak mati. Ini adalah serangan mematikan ketiga di Israel dalam seminggu.

Siaran video amatir di stasiun televisi Israel menunjukkan seorang pria berpakaian hitam dan menodongkan senapan serbu berjalan di jalan di Bnei Brak.

Laporan media Israel, mengutip pejabat keamanan tak dikenal, mengatakan penyerang adalah seorang warga Palestina dari sebuah desa dekat kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki.



Polisi mengatakan dia membunuh empat warga sipil dan seorang petugas yang tiba di tempat kejadian sebelum petugas lain menembak mati pria bersenjata itu.

Saksi mata mengatakan pria bersenjata itu mulai menembaki balkon apartemen dan kemudian ke orang-orang di jalan dan di dalam mobil.

"Saya tinggal di Hashneim Street di Bnei Brak dan saya berada di rumah ketika saya mendengar suara tembakan," kata paramedis Menachem Englander, menurut tweet yang diposting oleh Magen David Adom.

“Saya segera pergi ke jalan dan melihat seorang teroris menodongkan senjata ke arah saya. Secara ajaib, senjatanya macet dan dia tidak bisa menembak,” ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (30/3/2022).

Baca juga: Israel: Pertemuan dengan AS dan 4 Negara Arab untuk Halangi Musuh Bersama

Tidak ada klaim tanggung jawab langsung atas serangan itu.

“Israel sedang menghadapi gelombang teror Arab yang mematikan,” tweet Perdana Menteri Israel Naftali Bennett setelah penembakan di Bnei Brak, sebuah kota ultra-Ortodoks Yahudi di pinggiran Ibu Kota komersial Israel.

Kantor berita Wafa Palestina melaporkan Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengutuk pembunuhan warga sipil Israel dan menekankan bahwa pembunuhan warga Israel dan Palestina hanya akan memperburuk situasi. Ia lantas memperingatkan terhadap serangan balasan oleh pemukim Yahudi dan lainnya.

Warga Palestina telah melaporkan peningkatan kekerasan pemukim Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, yang direbut Israel dalam perang 1967.

Penembakan itu meningkatkan jumlah korban tewas yang dibunuh oleh orang-orang Arab bersenjata di Israel selama seminggu terakhir menjadi 11, lonjakan paling tajam dalam serangan di jalan-jalan kota selama beberapa tahun.

Pekan lalu, seorang warga Arab Israel membunuh empat orang dalam serangan penusukan dan tabrakan mobil di kota selatan Beersheba, sebelum dia ditembak mati oleh seorang pejalan kaki. Pihak berwenang Israel mengatakan dia adalah simpatisan ISIS.

Baca juga: 4 Tewas dalam Aksi Penikaman dan Serangan Mobil di Israel Selatan

Pada hari Minggu, ketika pertemuan puncak Israel-Arab diadakan di Israel selatan, seorang penyerang Arab menembak dan membunuh dua petugas polisi di Hadera, sebuah kota sekitar 50 km utara Tel Aviv. Petugas lain menembak dan membunuhnya.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan Hadera.

Baca juga: ISIS Klaim Tembak Mati Dua Polisi Israel, Serangan Kedua dalam Sepekan

Para pejabat Israel telah memperingatkan tentang lonjakan serangan menjelang bulan April untuk bulan suci Ramadhan, periode di mana kekerasan telah melonjak di masa lalu.

Tahun lalu terjadi bentrokan malam Ramadhan antara warga Palestina dan polisi serta pemukim Israel. Serangan polisi di kompleks masjid Al-Aqsa dan larangan pertemuan malam di Gerbang Damaskus membantu memicu kekerasan antara Israel dan militan Gaza yang menyebabkan 11 hari serangan roket Palestina dan serangan udara Israel.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Rudal Iran Hantam Kota...
Rudal Iran Hantam Kota Tiberias Israel, Picu Kerusakan
Rekomendasi
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved