Israel Desak Kekuatan Dunia Tarik Garis Keras Terhadap Iran

Minggu, 05 Desember 2021 - 22:15 WIB
Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett. FOTO/Reuters
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett pada hari Minggu (5/12/2021), mendesak kekuatan dunia untuk mengambil garis keras terhadap Iran dalam negosiasi yang bertujuan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir internasional. Pernyataan itu dilontarkan Bennett ketika pejabat pertahanan dan intelijen Israel tengah menuju ke Washington untuk membahas pembicaraan yang gagal.

“Saya menyerukan kepada setiap negara yang bernegosiasi dengan Iran di Wina untuk mengambil garis tegas dan menjelaskan kepada Iran bahwa mereka tidak dapat memperkaya uranium dan bernegosiasi pada saat yang sama,” kata Bennett kepada Kabinetnya. “Iran harus mulai membayar harga atas pelanggarannya,” lanjut Bennett, seperti dikutip dari AP.



Baca: Iran: Pembicaraan Perjanjian Nuklir di Wina Tanpa Kemajuan Signifikan

Setelah kesepakatan itu runtuh, Iran meningkatkan aktivitas nuklirnya. Iran sekarang memperkaya uranium dalam jumlah kecil, hingga kemurnian 60% — langkah singkat dari tingkat tingkat senjata sebesar 90%. Iran juga memutar sentrifugal canggih yang dilarang oleh perjanjian itu, dan persediaan uraniumnya sekarang jauh melebihi batas perjanjian itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!