Palestina: Pemerintah Israel Saat Ini Lebih Buruk Dibanding Sebelumnya

Sabtu, 20 November 2021 - 09:00 WIB
Dia menjelaskan bahwa Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas telah memberi tahu Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield selama pertemuan yang diadakan di Ramallah pada hari Rabu. Dalam pertemuan itu ditegaskan, setiap upaya Israel untuk mengubah status quo di Yerusalem akan menyebabkan "memburuknya situasi dan merusak solusi dua negara."

Baca: 157 Negara, Termasuk Indonesia, Tekan Israel Berhenti Ekploitasi SDA Palestina

"Abbas mengatakan pada pertemuan itu bahwa dia mengharapkan pemerintahan Biden untuk mematuhi komitmen dan janjinya mengenai solusi dua negara, perluasan pemukiman dan pembukaan kembali konsulat AS," kata Abu Rudaineh.

Menurut data PBB, sejak awal tahun ini hingga 31 Oktober, Israel membunuh 331 warga Palestina dan melukai sekitar 16.000 orang di Tepi Barat, Yerusalem, dan Jalur Gaza yang diduduki.

Selama periode yang sama, pihak berwenang Israel menghancurkan 721 bangunan dan menelantarkan 962 warga Palestina di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!