Serang Demonstran, Mantan Bodyguard Macron Dihukum 3 Tahun Penjara

Sabtu, 06 November 2021 - 10:50 WIB
“Anda diberi kekuatan tertentu, itu nyata sejauh pekerjaan Anda berjalan, dan diasumsikan karena Anda dekat dengan presiden,” katanya, seperti dikutip AFP, Sabtu (6/11/2021).

"Anda mengkhianati kepercayaan yang diberikan kepada Anda melalui penunjukan ini."

Baca juga: Mantan Bos Intel IDF: Israel Mampu Serang Iran, Masalahnya Apa yang Terjadi Sesudahnya

Seorang mantan pejabat kampanye senior menggambarkan Benalla sebagai seseorang yang dapat menyelesaikan semua masalah praktis dengan sangat efisien. "Dia memikirkan segalanya, dia adalah pisau Swiss Army kami," kata mantan pejabat yang menolak dikutip namanya tersebut.

Dia juga mendapatkan fasilitas yang biasanya disediakan untuk pejabat tinggi administrasi, termasuk apartemen di dekat Istana Elysee dan akses ke Majelis Nasional serta pusat kebugaran dan perpustakaan pribadinya.

Pemerintah Macron selamat dari dua mosi tidak percaya di parlemen setelah skandal itu, tetapi panel investigasi Senat yang menanyai para pembantu utama Macron menemukan “kelemahan besar” dalam penanganan urusan tersebut oleh pemerintah.

Hukuman pada hari Jumat lebih berat daripada hukuman yang diminta oleh jaksa yang telah meminta penangguhan hukuman penjara selama 18 bulan untuk Benalla selama persidangannya pada bulan September.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!