Rezim Assad Danai Perang Suriah Lewat Kedutaan Besarnya di Eropa

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 16:21 WIB
Baca juga: Diancam Dibunuh, Ratusan Warga Tarik Pernyataan Normalisasi dengan Israel

Layanan militer adalah wajib bagi pria Suriah antara usia 18 dan 42 tahun. Wajib militer meningkat secara signifikan pada Februari ketika seorang pejabat militer mengumumkan di media sosial bahwa peraturan baru memungkinkan pihak berwenang menyita properti "penghindar wajib militer" dan keluarga mereka.

Baca juga: Citra Satelit Ungkap Pangkalan Rudal Rahasia Iran Rusak Akibat Ledakan

Awal tahun ini banyak pemuda Suriah dihadapkan pada pilihan yang tidak menyenangkan: mendaftar menjadi tentara rezim yang membuatnya menjadi pengungsi atau mempertaruhkan keluarganya kehilangan harta benda mereka di kampung halaman.

Yousef, warga Suriah berusia 32 tahun yang tinggal di Swedia, pergi ke Kedutaan Besar Suriah di Stockholm pada Juni untuk membayar biaya tunai USD8.000 untuk dikeluarkan dari daftar wajib militer.

"Uang ini akan digunakan rezim Suriah untuk membeli senjata dan membunuh lebih banyak orang," ungkap Yousef kepada OCCRP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!