Arab Saudi: Pengayaan Uranium Iran Tak Bertujuan Damai
Kamis, 15 April 2021 - 02:02 WIB
Baca juga: Kapal Milik Perusahaan Israel Diserang di Lepas Pantai UEA
Iran pada Rabu (14/4) mengkonfirmasi pekan depan akan mulai memproduksi uranium yang diperkaya hingga kemurnian 60%.
Baca juga: Sejumlah Media Iran Klaim Markas Mossad di Irak Diserang
Langkah Iran itu beberapa hari setelah ledakan yang dituduhkannya pada Israel di fasilitas nuklir utama di Natanz.
"Modifikasi proses baru saja dimulai dan kami berharap dapat mengumpulkan produk pekan depan dari sentrifugal di Natanz,” tweet utusan Iran untuk Badan Energi Atom Internasional, Kazem Gharibabadi.
“Kerajaan menekankan pentingnya komunitas internasional mencapai kesepakatan dengan tekad yang lebih kuat dan lebih lama, dengan cara yang memperkuat langkah-langkah pemantauan dan kontrol serta memastikan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir atau mengembangkan kemampuan yang diperlukan untuk itu, dan memperhitungkan kedalaman kekhawatiran negara-negara di kawasan itu tentang langkah-langkah eskalasi yang diambil Iran untuk mengacaukan keamanan dan stabilitas kawasan, termasuk program nuklirnya, ”papar pernyataan Kementerian Luar Negeri Kerajaan Saudi.
Iran pada Rabu (14/4) mengkonfirmasi pekan depan akan mulai memproduksi uranium yang diperkaya hingga kemurnian 60%.
Baca juga: Sejumlah Media Iran Klaim Markas Mossad di Irak Diserang
Langkah Iran itu beberapa hari setelah ledakan yang dituduhkannya pada Israel di fasilitas nuklir utama di Natanz.
"Modifikasi proses baru saja dimulai dan kami berharap dapat mengumpulkan produk pekan depan dari sentrifugal di Natanz,” tweet utusan Iran untuk Badan Energi Atom Internasional, Kazem Gharibabadi.
“Kerajaan menekankan pentingnya komunitas internasional mencapai kesepakatan dengan tekad yang lebih kuat dan lebih lama, dengan cara yang memperkuat langkah-langkah pemantauan dan kontrol serta memastikan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir atau mengembangkan kemampuan yang diperlukan untuk itu, dan memperhitungkan kedalaman kekhawatiran negara-negara di kawasan itu tentang langkah-langkah eskalasi yang diambil Iran untuk mengacaukan keamanan dan stabilitas kawasan, termasuk program nuklirnya, ”papar pernyataan Kementerian Luar Negeri Kerajaan Saudi.
Lihat Juga :