Dubes Myanmar di PBB Desak Dunia Perkuat Tekanan pada Junta Militer
Minggu, 14 Maret 2021 - 18:26 WIB
Jika tidak ada resolusi dari dewan keamanan, salah satu alternatif, kata Kyaw Moe Tun, adalah membentuk koalisi negara-negara yang berpikiran sama untuk memotong aliran keuangan ke militer Myanmar, yang akan membantu menempatkan junta dalam "posisi yang sulit".
Diplomat senior Myamnar itu mengatakan, bahwa langkah-langkah untuk memberikan tekanan finansial pada junta harus tepat sasaran.
“Tolong buat efek limpahan seminimal mungkin pada orang-orang Myanmar. Itulah intinya. Ini sangat penting bagi negara," ujarnya.Baca juga: Dewan Keamanan PBB Kutuk Kekerasan Terhadap Demonstran di Myanmar
Di kesempatan yang sama, dia menegaskan bahwa dia akan terus melawan junta militer selama dia mampu. Dia juga mengaku bahwa sudah memprediksi bahwa junta militer akan mengambil tindakan terhadap dirinya, pasca dia mengeluaran pernyataan pertama soal kudeta pada 26 Februari lalu.
“Sejak awal, saya sudah memutuskan (bahwa) saya akan melawan rezim militer selama saya bisa dan sampai akhir kudeta militer. Ini resolusi saya, ini keinginan saya, untuk rakyat Myanmar. Jadi saya akan terus melakukannya sebagai perwakilan tetap Myanmar di sini di New York," tukasnya.
Diplomat senior Myamnar itu mengatakan, bahwa langkah-langkah untuk memberikan tekanan finansial pada junta harus tepat sasaran.
“Tolong buat efek limpahan seminimal mungkin pada orang-orang Myanmar. Itulah intinya. Ini sangat penting bagi negara," ujarnya.Baca juga: Dewan Keamanan PBB Kutuk Kekerasan Terhadap Demonstran di Myanmar
Di kesempatan yang sama, dia menegaskan bahwa dia akan terus melawan junta militer selama dia mampu. Dia juga mengaku bahwa sudah memprediksi bahwa junta militer akan mengambil tindakan terhadap dirinya, pasca dia mengeluaran pernyataan pertama soal kudeta pada 26 Februari lalu.
“Sejak awal, saya sudah memutuskan (bahwa) saya akan melawan rezim militer selama saya bisa dan sampai akhir kudeta militer. Ini resolusi saya, ini keinginan saya, untuk rakyat Myanmar. Jadi saya akan terus melakukannya sebagai perwakilan tetap Myanmar di sini di New York," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :