Dewan Keamanan PBB Kutuk Kekerasan Terhadap Demonstran di Myanmar
Kamis, 11 Maret 2021 - 10:07 WIB
loading...
Dewan Keamanan PBB mengutuk kekerasan terhadap demonstran di Myanmar. Foto/The New York Times
A
A
A
NEW YORK - Dewan Keamanan (DK) PBB mengutuk aksi kekerasan terhadap pengunjuk rasa Myanmar dan meminta militer untuk menahan diri. Meski begitu, DK PBB gagal mengecam pengambilalihan militer sebagai kudeta atau mengancam tindakan lebih lanjut karena sikap oposisi dari China dan Rusia, India dan Vietnam.
"Dewan Keamanan mengutuk keras kekerasan terhadap pengunjuk rasa damai, termasuk terhadap wanita, pemuda dan anak-anak," bunyi pernyataan yang dikeluarkan DK PBB seperti dikutip dari Reuters, Kamis (11/3/2021).
DK PBB juga meminta militer Myanmar untuk menahan diri sepenuhnya dan menekankan bahwa mereka mengikuti situasi dengan cermat.
DK PBB juga mengungkapkan keprihatinan yang mendalam pada pembatasan personel medis, masyarakat sipil, anggota serikat pekerja, jurnalis dan pekerja media, dan menyerukan untuk segera membebaskan semua yang ditahan secara sewenang-wenang.
"Dewan Keamanan mengutuk keras kekerasan terhadap pengunjuk rasa damai, termasuk terhadap wanita, pemuda dan anak-anak," bunyi pernyataan yang dikeluarkan DK PBB seperti dikutip dari Reuters, Kamis (11/3/2021).
DK PBB juga meminta militer Myanmar untuk menahan diri sepenuhnya dan menekankan bahwa mereka mengikuti situasi dengan cermat.
DK PBB juga mengungkapkan keprihatinan yang mendalam pada pembatasan personel medis, masyarakat sipil, anggota serikat pekerja, jurnalis dan pekerja media, dan menyerukan untuk segera membebaskan semua yang ditahan secara sewenang-wenang.
Lihat Juga :