Dubes Myanmar di PBB Desak Dunia Perkuat Tekanan pada Junta Militer

Minggu, 14 Maret 2021 - 18:26 WIB
loading...
Dubes Myanmar di PBB...
Duta Besar Myanmar untuk PBB, Kyaw Moe Tun telah mendesak masyarakat internasional untuk meningkatkan tekanan pada junta militer. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Duta Besar Myanmar untuk PBB, Kyaw Moe Tun telah mendesak masyarakat internasional untuk meningkatkan tekanan pada junta militer. Dia juga bersumpah untuk terus melawan junta selama dia bisa.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Dewan Keamanan (DK) PBB karena telah mengeluarkan pernyataan untuk mengutuk kekerasan terhadap para pengunjuk rasa. Pernyataan, yang dikeluarkan tengah pekan lalu, disetujui dengan suara bulat oleh semua 15 anggota DK PBB.

“Pada saat yang sama, unsur-unsur yang terkandung dalam pernyataan tidak sesuai dengan harapan kami.Jadi, kami (ingin), sangat ingin mendapat pernyataan yang lebih kuat dari DK PBB dan tindakan yang lebih kuat dari DK," ujarnya.

“Itulah yang sangat diinginkan oleh rakyat Myanmar. Kami membutuhkan perlindungan dari komunitas internasional,” sambungnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (14/3/2021).Baca juga: Sosok Pelobi yang Disewa Junta Myanmar: Kelahiran Iran, Dibui di AS dan Eks Agen Mossad

Dia menuturkan, bahwa kaum muda adalah masa depan Myanmar dan perlu dilindungi. “Jika kami tidak bisa melakukannya sendiri, kami perlu mendapatkan bantuan dari komunitas internasional,” katanya.

Kyaw Moe Tun mengatakan, dia menghormati posisi berbeda dari negara anggota PBB dan anggota DK PBB. "Mereka punya posisi (sendiri), mereka punya pendirian sendiri, jadi kita perlu menghormati mereka," ungkapnya.

Jika tidak ada resolusi dari dewan keamanan, salah satu alternatif, kata Kyaw Moe Tun, adalah membentuk koalisi negara-negara yang berpikiran sama untuk memotong aliran keuangan ke militer Myanmar, yang akan membantu menempatkan junta dalam "posisi yang sulit".

Diplomat senior Myamnar itu mengatakan, bahwa langkah-langkah untuk memberikan tekanan finansial pada junta harus tepat sasaran.

“Tolong buat efek limpahan seminimal mungkin pada orang-orang Myanmar. Itulah intinya. Ini sangat penting bagi negara," ujarnya.Baca juga: Dewan Keamanan PBB Kutuk Kekerasan Terhadap Demonstran di Myanmar

Di kesempatan yang sama, dia menegaskan bahwa dia akan terus melawan junta militer selama dia mampu. Dia juga mengaku bahwa sudah memprediksi bahwa junta militer akan mengambil tindakan terhadap dirinya, pasca dia mengeluaran pernyataan pertama soal kudeta pada 26 Februari lalu.

“Sejak awal, saya sudah memutuskan (bahwa) saya akan melawan rezim militer selama saya bisa dan sampai akhir kudeta militer. Ini resolusi saya, ini keinginan saya, untuk rakyat Myanmar. Jadi saya akan terus melakukannya sebagai perwakilan tetap Myanmar di sini di New York," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved