Wabah Covid-19 Hantam Rusia, Putin Dicap 'Serigala Tua yang Sakit'

Sabtu, 16 Mei 2020 - 16:50 WIB
Ilmuwan politik Alexander Kynev percaya bahwa "desentralisasi" kekuasaan Putin telah menghabiskan dua dekade di bawah cengkeramannya adalah taktik untuk menghindari pukulan balik negatif.

Namun dalam melakukan itu, Kynev mengatakan bahwa Putin telah kehilangan citra "kejantanan" yang telah menopang kekuasaannya begitu lama.

"Dia tidak terlihat seperti pemimpin yang kuat lagi," katanya. “Selama bertahun-tahun karismanya adalah keberaniannya. Bahkan jika dia adalah seorang son of bitch, dia kuat. Dan ini membuatnya dihormati bahkan dari mereka yang tidak senang dengannya."

"Sekarang dia tampak seperti serigala tua yang sakit," kritik Kynev, seperti dikutip dari The Moscow Times, Sabtu (16/5/2020).

Kemungkinan dampak lain dari desentralisasi, kata ilmuwan politik Yekaterina Schulmann, adalah bahwa belum ada "kampanye bendera" di Rusia, tidak seperti di negara-negara lain di dunia.

"Dalam ilmu sosial ini telah dianggap sebagai efek yang hampir otomatis dalam situasi darurat," katanya. “Kami melihatnya di Prancis, Italia, Jerman, negara-negara Eropa tengah, Inggris dan bahkan sedikit di Amerika Serikat. Kami sama sekali tidak memilikinya."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!