Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:27 WIB
loading...
Trump: Produsen Mobil...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump menyatakan produsen mobil Amerika Serikat bisa mulai memproduksi rudal dan senjata lainnya. Pernyataan itu muncul seiring Washington berupaya memperluas produksi militer dan mengisi kembali persenjataannya.

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Senin, Trump mengatakan perusahaan mobil dengan kapasitas pabrik yang berlebih sedang membahas kesepakatan untuk memproduksi senjata, termasuk rudal pertahanan udara Patriot dan rudal jelajah Tomahawk.

“Mereka sedang bernegosiasi dengan General Motors. Mereka sedang bernegosiasi dengan Ford,” ungkap Trump. “Saya tahu General Motors sangat bersemangat untuk membangun senjata sekarang.”

Ia menambahkan beberapa pabrik milik kedua produsen mobil tersebut diharapkan akan diubah menjadi produksi militer, menggambarkan perubahan tersebut sebagai bagian dari “dorongan ekonomi yang kuat” untuk memproduksi senjata.

Pernyataan ini muncul setelah Wall Street Journal melaporkan pada bulan April bahwa Pentagon telah mendekati General Motors, Ford, GE Aerospace, dan Oshkosh tentang pengubahan pabrik sipil untuk memproduksi amunisi dan peralatan militer lainnya.

Pembicaraan tersebut dilaporkan sebagai bagian dari upaya menempatkan industri AS pada apa yang disebut Menteri Pertahanan Pete Hegseth sebagai "kondisi perang," menggemakan konversi pabrik-pabrik Detroit menjadi produksi militer pada era Perang Dunia II.

Dorongan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kondisi persediaan senjata AS setelah bertahun-tahun pengiriman senjata ke Ukraina di era mantan Presiden Joe Biden dan penggunaan rudal yang besar selama perang AS-Israel baru-baru ini melawan Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved