Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Selasa, 23 Juni 2026 - 04:40 WIB
loading...
Rusia tuding NATO akan gelar operasi Barbarossa Hitler pada 2030. Foto/X
A
A
A
MOSKOW - Wakil Menteri Luar Negeri Aleksandr Grushko menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan Izvestia yang diterbitkan pada hari Senin, 22 Juni, tanggal ketika Nazi Jerman melancarkan Operasi Barbarossa terhadap Uni Soviet pada tahun 1941, sebuah serangan yang oleh para sejarawan digambarkan sebagai invasi terbesar dalam sejarah militer.
Menurut beberapa perkiraan, Tentara Merah menderita hingga 4 juta korban jiwa hanya dalam enam bulan pertama perang, dengan jutaan lainnya ditawan, meskipun Uni Soviet akhirnya berhasil menghentikan serangan Nazi di gerbang Moskow. Serangan Jerman mendapat dukungan militer dan ekonomi dari banyak negara Eropa, dengan sukarelawan dari negara-negara netral seperti Spanyol juga bergabung dalam pertempuran.
Grushko menarik paralel antara apa yang disebutnya sebagai "aspirasi agresif" Barat saat ini dan ambisi Nazi Jerman, mencatat bahwa "jika Anda melihat esensi kebijakan... tugas utama mereka adalah mencapai kekalahan strategis Rusia."
“Tentu saja, kita berangkat dari premis bahwa mereka benar-benar sedang mempersiapkan bentrokan militer dengan Rusia sekitar tahun 2030,” tambahnya.
Menurut beberapa perkiraan, Tentara Merah menderita hingga 4 juta korban jiwa hanya dalam enam bulan pertama perang, dengan jutaan lainnya ditawan, meskipun Uni Soviet akhirnya berhasil menghentikan serangan Nazi di gerbang Moskow. Serangan Jerman mendapat dukungan militer dan ekonomi dari banyak negara Eropa, dengan sukarelawan dari negara-negara netral seperti Spanyol juga bergabung dalam pertempuran.
Grushko menarik paralel antara apa yang disebutnya sebagai "aspirasi agresif" Barat saat ini dan ambisi Nazi Jerman, mencatat bahwa "jika Anda melihat esensi kebijakan... tugas utama mereka adalah mencapai kekalahan strategis Rusia."
“Tentu saja, kita berangkat dari premis bahwa mereka benar-benar sedang mempersiapkan bentrokan militer dengan Rusia sekitar tahun 2030,” tambahnya.
Lihat Juga :