Militer Myanmar Bantah Akan Lakukan Kudeta

Sabtu, 30 Januari 2021 - 19:25 WIB
Analis yang berbasis di Myanmar, Richard Horsey mengatakan, kudeta yang akan terjadi sekarang tampaknya tidak mungkin.

“Tampaknya militer Myanmar telah mundur dari ancaman kudeta,” katanya di Twitter.

“Bagaimana cara menafsirkannya, dan apa artinya bagi stabilitas ke depannya, bergantung pada detail di balik layar yang belum jelas,” ia menambahkan.

Komisi pemilihan Myanmar pada hari Kamis menolak tuduhan militer terkait kecurangan pemilu, dengan mengatakan tidak ada kesalahan yang cukup besar untuk mempengaruhi kredibilitas pemungutan suara.

Tuduhan militer yang berulang kali atas ketidakberesan dalam pemilu, di mana NLD memenangkan 83% kursi, telah menyebabkan konfrontasi paling langsung antara pemerintah sipil dan militer, yang memiliki perjanjian pembagian kekuasaan yang janggal.

Konstitusi memberikan 25% kursi di parlemen untuk militer dan kontrol dari tiga kementerian utama dalam pemerintahan Suu Kyi.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!