Rusia Kutuk Pengakuan AS Atas Kedaulatan Maroko di Sahara Barat

Sabtu, 12 Desember 2020 - 05:13 WIB
Rusia mengutuk pengakuan AS atas kedaulatan Maroko di Sahara Barat. Foto/Ilustrasi/Sindonews
MOSKOW - Rusia mengutuk keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengakui kedaulatan Maroko di Sahara Barat. Rusia mengatakan hal itu melanggar hukum internasional.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Mikhail Bogdanov, menyebut bahwa keputusan itu sepihak. Ia menambahkan bahwa ada resolusi yang relevan yaitu Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Referendum di Sahara Barat.



"Ini merupakan pelanggaran hukum internasional," kata Bogdanov seperti dikutip dari Al Arabiya, Sabtu (12/12/2020).

Sahara Barat adalah bekas koloni Spanyol yang disengketakan dan terpecah, sebagian besar di bawah kendali Maroko, di mana ketegangan dengan Front Polisario yang pro-kemerdekaan telah membara sejak tahun 1970-an.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!