Meski Bermusuhan, Mengapa Banyak Warga AS Ingin Berkunjung ke Rusia?

Jum'at, 27 Desember 2024 - 01:55 WIB
loading...
Meski Bermusuhan, Mengapa...
Banyak warga AS yang berkunjung ke Moskow. Foto/X/@usermooseontwt
A A A
MOSKOW - Lebih banyak visa Rusia yang dikeluarkan untuk warga negara AS tahun ini dibandingkan tahun 2023. Itu diungkapkan Aleksey Klimov, direktur departemen konsuler Kementerian Luar Negeri.

Ratusan ribu visa elektronik telah diberikan kepada warga negara China, India, Turki, dan Jerman tahun ini.

Meski Bermusuhan, Mengapa Banyak Warga AS Ingin Berkunjung ke Rusia?

1. Tidak Banyak Warga AS yang Dilarang Masuk Rusia

Menurut Klimov, prosedur untuk memperoleh visa Rusia tidak berubah bagi warga negara AS sejak eskalasi konflik Ukraina pada Februari 2022. Pembatasan hanya berlaku untuk daftar individu tertentu yang telah dilarang memasuki Rusia, tambahnya.

Dalam wawancara dengan RIA Novosti yang dirilis pada hari Kamis, Klimov mengatakan bahwa "dalam 11 bulan pertama tahun 2024, total 7.737 visa (165 di antaranya adalah visa bisnis) dikeluarkan untuk warga negara AS oleh kantor perwakilan diplomatik dan konsulat Rusia." Pejabat itu mencatat bahwa jumlahnya adalah 5.694 untuk keseluruhan tahun lalu.

Baca Juga: 3 Alasan George Soros Menjadi Musuh Nomor 1 bagi PM Narendra Modi

2. Tetap Menghormati Penjanjian Fasilitasi Visa

Ia juga menunjukkan bahwa Moskow tidak menanggapi dengan cara yang sama terhadap Uni Eropa yang membatalkan perjanjian fasilitasi visa pada tahun 2022 dan bahwa negara itu masih menghormatinya sebagian.

Brussel menangguhkan perjanjian fasilitasi visa Uni Eropa-Rusia tahun 2007 pada bulan September 2022, dengan alasan kampanye militer Moskow terhadap Kiev. Langkah tersebut membuat proses pengajuan visa bagi warga negara Rusia lebih lama, lebih mahal, dan tunduk pada pengawasan yang lebih ketat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
AS-Israel, Negara Sekutu...
AS-Israel, Negara Sekutu Dekat tapi Perang Intelijen
Rekomendasi
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
Berita Terkini
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved