Azerbaijan Bebaskan 8 Desa Lagi dari Pendudukan Armenia
Selasa, 03 November 2020 - 03:03 WIB
Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev. Foto/Anadolu
BAKU - Militer Azerbaijan telah membebaskan delapan desa lagi di wilayah Karabakh Atas dari pendudukan Armenia .
Pengumuman itu diungkapkan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev. "Kemenangan Angkatan Bersenjata Azerbaijan telah membebaskan desa Chaprand, Haji Isaqli, Gosha Bulag di Jabrayil, desa Dere Gilatagh dan Boyuk Gilatagh di desa Zangilan, Ishigli, Muradkhanli, dan Milanli di Gubadli. Hidup Angkatan Bersenjata Azerbaijan! Karabakh adalah Azerbaijan!" tweet Aliyev di Twitter.
Sejak perang meletus pada 27 September, Armenia berulang kali menyerang warga sipil dan pasukan Azerbaijan. Armenia juga dituduh melanggar tiga perjanjian gencatan senjata kemanusiaan sejak 10 Oktober.
“Hingga saat ini, setidaknya 91 warga sipil, termasuk 11 anak-anak dan 27 wanita, telah tewas akibat serangan Armenia,” ungkap pernyataan Kepala Kantor Kejaksaan Azerbaijan. (Baca Juga: Azerbaijan Bersumpah Berperang sampai Akhir demi Nagorno-Karabakh)
Sekitar 400 orang, termasuk sedikitnya 14 bayi, 36 anak-anak, dan 101 wanita, juga terluka dalam serangan itu. (Lihat Infografis: Lebih Difavoritkan Dunia, Berikut Profil Joe Biden)
“Setidaknya 2.442 rumah, 92 gedung apartemen, dan 428 bangunan umum telah rusak dan tidak dapat digunakan,” papar pihak berwenang Azerbaijan. (Lihat Video: Debat Calon Presiden AS, Trump vs Biden Panas Sejak Awal)
Pengumuman itu diungkapkan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev. "Kemenangan Angkatan Bersenjata Azerbaijan telah membebaskan desa Chaprand, Haji Isaqli, Gosha Bulag di Jabrayil, desa Dere Gilatagh dan Boyuk Gilatagh di desa Zangilan, Ishigli, Muradkhanli, dan Milanli di Gubadli. Hidup Angkatan Bersenjata Azerbaijan! Karabakh adalah Azerbaijan!" tweet Aliyev di Twitter.
Sejak perang meletus pada 27 September, Armenia berulang kali menyerang warga sipil dan pasukan Azerbaijan. Armenia juga dituduh melanggar tiga perjanjian gencatan senjata kemanusiaan sejak 10 Oktober.
“Hingga saat ini, setidaknya 91 warga sipil, termasuk 11 anak-anak dan 27 wanita, telah tewas akibat serangan Armenia,” ungkap pernyataan Kepala Kantor Kejaksaan Azerbaijan. (Baca Juga: Azerbaijan Bersumpah Berperang sampai Akhir demi Nagorno-Karabakh)
Sekitar 400 orang, termasuk sedikitnya 14 bayi, 36 anak-anak, dan 101 wanita, juga terluka dalam serangan itu. (Lihat Infografis: Lebih Difavoritkan Dunia, Berikut Profil Joe Biden)
“Setidaknya 2.442 rumah, 92 gedung apartemen, dan 428 bangunan umum telah rusak dan tidak dapat digunakan,” papar pihak berwenang Azerbaijan. (Lihat Video: Debat Calon Presiden AS, Trump vs Biden Panas Sejak Awal)
Lihat Juga :