Azerbaijan Airlines Nyatakan Pesawatnya Jatuh karena Intervensi Eksternal, tapi Enggan Tuduh Rusia

Minggu, 29 Desember 2024 - 06:06 WIB
loading...
Azerbaijan Airlines...
Azerbaijan Airlines nyatakan pesawatnya jatuh karena intervensi eksternal, tapi enggan tuduh Rusia. Foto/Screengrab video CNN
A A A
BAKU - Pihak Azerbaijan Airlines mengatakan pesawatnya yang jatuh di Kazakhstan pada Hari Natal disebabkan oleh intervensi eksternal secara fisik dan teknis. Namun, maskapai tersebut masih enggan menuduh rudal Rusia sebagai biang keladinya.

Sebanyak 38 dari 67 orang di dalam pesawat tewas dalam kecelakaan itu, termasuk dua pilot dan seorang pramugari. Orang-orang dari Azerbaijan, Rusia, Kazakhstan, dan Kirgistan termasuk di antara mereka yang berada di dalam pesawat, menurut data awal dari Kementerian Transportasi Kazakhstan.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada CNN bahwa indikasi awal menunjukkan sistem rudal antipesawat Rusia mungkin telah menjatuhkan jet penumpang tersebut. Reuters juga melaporkan bahwa pesawat itu jatuh oleh sistem pertahanan udara Rusia, mengutip beberapa sumber yang tidak disebutkan namanya di Azerbaijan yang mengetahui penyelidikan tersebut.

Sistem pertahanan udara Rusia mungkin salah mengidentifikasi pesawat Azerbaijan Airlines sebagai pesawat serang jarak jauh Ukraina, kata seorang pejabat AS kepada CNN pada hari Jumat, menambahkan bahwa lubang di sisi pesawat juga sesuai dengan kerusakan akibat pecahan peluru dari ledakan.

Baca Juga: Rudal Rusia Diduga Tembak Jatuh Azerbaijan Airlines, Ini Respons Kremlin

"Jelas bahwa (pesawat) itu mengalami beberapa kerusakan," kata penumpang pesawat tersebut, Subhonkul Rakhimov, kepada Reuters.

Pihak Rusia mengatakan pada hari Jumat bahwa pesawat penumpang itu dialihkan dari tujuan awalnya di Grozny, Chechnya, karena ada drone Ukraina di daerah tersebut, serta kabut.

“Saat penerbangan J2-8243 itu mencoba mendarat di republik Rusia selatan, drone tempur Ukraina melakukan serangan teroris terhadap infrastruktur sipil di kota Grozny dan Vladikavkaz," kata Dmitry Yadrov, kepala Badan Transportasi Udara Federal Rusia.

Karena itu, kata Yadrov, langit di daerah itu ditutup, yang berarti bahwa pesawat di sekitarnya harus segera meninggalkan wilayah udara.

Pilot pesawat itu mencoba mendarat di Grozny dua kali, kata Yadrov, tetapi tidak berhasil. Pilot kemudian ditawari bandara lain untuk mendarat, lanjut pejabat itu.”Tetapi pilot itu memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke bandara Aktau di seberang Laut Kaspia di Kazakhstan. Ada juga kabut tebal di area bandara Grozny,” katanya.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan media Rusia telah berbohong tentang penyebab kecelakaan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Berita Terkini
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved