Pemimpin Chechnya Tegaskan Pelaku Pemenggalan Guru di Prancis Bukan Warganya
Senin, 19 Oktober 2020 - 17:02 WIB
Kadyrov, seperti dilansir Tass pada Senin (19/10/2020), meyakinkan Prancis bahwa warganya dan pemerintah Chechnya tidak ada hubungannya dengan serangan itu. Dia menuturkan, pelaku menghabiskan sebagian besar hidupnya di Prancis.
"Ini bukan pertama kalinya Prancis mencoba menyalahkan orang-orang Chechen atas semua masalahnya. Izinkan saya meyakinkan Anda bahwa orang-orang Chechnya bukan bagian dari mereka," ungkapnya. ( Baca juga: Rusia Siapkan Roket Falcon 9 SpaceX "KW" untuk Eksplorasi Ruang Angkasa )
"Ke depan, agar penyelidik Prancis tidak menambahkan warna pada versi 'jejak Chechnya', saya tegaskan bahwa Anzorov hanya mengunjungi Republik Chechnya sekali dalam hidupnya pada usia dua tahun," imbuhnya.
"Ini bukan pertama kalinya Prancis mencoba menyalahkan orang-orang Chechen atas semua masalahnya. Izinkan saya meyakinkan Anda bahwa orang-orang Chechnya bukan bagian dari mereka," ungkapnya. ( Baca juga: Rusia Siapkan Roket Falcon 9 SpaceX "KW" untuk Eksplorasi Ruang Angkasa )
"Ke depan, agar penyelidik Prancis tidak menambahkan warna pada versi 'jejak Chechnya', saya tegaskan bahwa Anzorov hanya mengunjungi Republik Chechnya sekali dalam hidupnya pada usia dua tahun," imbuhnya.
(esn)
Lihat Juga :