Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:02 WIB
loading...
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni menjadi bulan paling mematikan bagi Ukraina. Foto/X/@ZelenskyyUa
A A A
MOSKOW - Juni adalah bulan paling mematikan bagi warga sipil Ukraina sejak April 2022. Itu diungkapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Selasa, yang menggarisbawahi dampak dahsyat dari peningkatan serangan Rusia terhadap kota-kota yang jauh dari garis depan.

Misi Pemantauan Hak Asasi Manusia PBB di Ukraina (HRMMU) mengatakan setidaknya 293 warga sipil Ukraina tewas pada bulan Juni, sehingga jumlah kematian warga sipil sepanjang tahun ini mencapai hampir 1.400. Angka tersebut 37% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan lebih dari dua kali lipat angka untuk periode yang sama pada tahun 2024.

Kepala HRMMU, Danielle Bell, mengatakan angka bulan Juni “menunjukkan tren eskalasi yang mengkhawatirkan dengan meningkatnya korban sipil, yang didorong oleh peningkatan penggunaan senjata ampuh yang sangat mematikan jika digunakan di daerah perkotaan yang padat penduduk.”



Melansir CNN, HRMMU mengatakan peningkatan tersebut sebagian besar disebabkan oleh rudal jarak jauh Rusia yang ditembakkan ke gedung-gedung perumahan di kota-kota termasuk Dnipro, Odesa, dan ibu kota, Kyiv.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
Caplok Tanah Palestina,...
Caplok Tanah Palestina, Israel Bangun 34 Permukiman Baru Rogoh Rp7,8 Triliun
Rekomendasi
Review iCar V23: SUV Boxy...
Review iCar V23: SUV Boxy Rp500 Juta yang Bikin Semua Orang Menoleh, tapi Tak Semua Jatuh Cinta
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Zahara, Putri Angelina...
Zahara, Putri Angelina Jolie dan Brad Pitt Ajukan Penghapusan Nama Belakang sang Ayah
Berita Terkini
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Infografis
Rusia: Ukraina Jadi...
Rusia: Ukraina Jadi Tambang Emas bagi Produsen Senjata Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved