Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Selasa, 14 Juli 2026 - 07:16 WIB
loading...
Tu-214PU atau Pesawat Kiamat Rusia terlacak mendarat di Teheran pada hari Senin saat Iran dan AS berperang. Foto/Flightradar24
A
A
A
TEHERAN - Sebuah pesawat militer khusus Rusia terlacak mendarat di Teheran pada hari Senin ketika Iran dan Amerika Serikat (AS) terus saling serang di tengah meningkatnya permusuhan. Kehadiran pesawat itu memicu banyak pihak penasaran tentang apa misinya.
Menurut data Flightradar24, sebuah pesawat Tupolev Tu-214PU bernomor registrasi RA-64531 dan beroperasi dengan kode panggilan RSD420, lepas landas dari Moskow dan mendarat di Teheran sekitar pukul 10.10 pagi IST pada tanggal 13 Juli.
Baca Juga: Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Sering disebut sebagai "Pesawat Kiamat", Tu-214PU terutama berfungsi sebagai simpul komunikasi khusus yang diperkuat daripada platform komando udara utama Rusia yang tahan terhadap serangan nuklir. Pesawat ini merupakan bagian dari Skuadron Penerbangan Khusus Rusia.
Meskipun tujuan pengerahan pesawat ini tidak dinyatakan secara resmi, pesawat tersebut sering terlihat mendampingi delegasi pejabat tinggi Rusia.
Pesawat yang sama mendarat di ibu kota Uzbekistan, Tashkent, pada 16 Juni, hari yang sama ketika Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin bertemu dengan para pemimpin Uzbekistan selama kunjungannya.
Menurut data Flightradar24, sebuah pesawat Tupolev Tu-214PU bernomor registrasi RA-64531 dan beroperasi dengan kode panggilan RSD420, lepas landas dari Moskow dan mendarat di Teheran sekitar pukul 10.10 pagi IST pada tanggal 13 Juli.
Baca Juga: Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Sering disebut sebagai "Pesawat Kiamat", Tu-214PU terutama berfungsi sebagai simpul komunikasi khusus yang diperkuat daripada platform komando udara utama Rusia yang tahan terhadap serangan nuklir. Pesawat ini merupakan bagian dari Skuadron Penerbangan Khusus Rusia.
Meskipun tujuan pengerahan pesawat ini tidak dinyatakan secara resmi, pesawat tersebut sering terlihat mendampingi delegasi pejabat tinggi Rusia.
Pesawat yang sama mendarat di ibu kota Uzbekistan, Tashkent, pada 16 Juni, hari yang sama ketika Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin bertemu dengan para pemimpin Uzbekistan selama kunjungannya.
Lihat Juga :