Ingin Bentuk Armada Kapal Selam, China Perluas Galangan Kapal Bohai
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 06:34 WIB
China memperluas galangan kapal Bohai agar bisa memproduksi lebih banyak kapal selam. Foto/USNI.org
BEIJING - Seiring dengan hasrat China untuk menjadi kekuatan di laut, kapal selam bertenaga nuklir sangat penting untuk menunjang rencana tersebut. Secara historis, armada kapal selam bertenaga nuklir China telah dibatasi oleh kapasitas konstruksinya yang terbatas. Sejauh ini, hanya ada satu galangan kapal di negara itu yang mampu melaksanakan tugas tersebut.
Guna mewujudkan rencana tersebut, galangan kapal tersebut telah mengalami perluasan besar-besaran. Citra satelit terbaru menunjukkan telah terjadi penambahan kapasitas di galangan kapal tersebut.
Armada kapal selam bertenaga nuklir China diperkirakan akan bertambah besar di tahun-tahun mendatang. Perkembangan terbaru ini menunjukkan bahwa China dapat memompa kapal selam dengan kecepatan yang lebih besar.(Baca juga: Jepang Desak China Tarik Kapal Perang dari Perairan Kepulauan Senkaku )
Dilansir dari laman USNI.org, Sabtu (17/10/2020), citra satelit komersil ShadowBreak Intl menunjukkan Galangan Kapal Bohai di Huludao, China, tengah membangun sebuah aula. Bangunan itu pada dasarnya tampak identik dengan yang dibangun di sana pada tahun 2015. Diyakini aula baru itu akan digunakan untuk pembangunan kapal selam nuklir generasi baru.
Guna mewujudkan rencana tersebut, galangan kapal tersebut telah mengalami perluasan besar-besaran. Citra satelit terbaru menunjukkan telah terjadi penambahan kapasitas di galangan kapal tersebut.
Armada kapal selam bertenaga nuklir China diperkirakan akan bertambah besar di tahun-tahun mendatang. Perkembangan terbaru ini menunjukkan bahwa China dapat memompa kapal selam dengan kecepatan yang lebih besar.(Baca juga: Jepang Desak China Tarik Kapal Perang dari Perairan Kepulauan Senkaku )
Dilansir dari laman USNI.org, Sabtu (17/10/2020), citra satelit komersil ShadowBreak Intl menunjukkan Galangan Kapal Bohai di Huludao, China, tengah membangun sebuah aula. Bangunan itu pada dasarnya tampak identik dengan yang dibangun di sana pada tahun 2015. Diyakini aula baru itu akan digunakan untuk pembangunan kapal selam nuklir generasi baru.
Lihat Juga :