Tak Hanya Tarik 5.000 Tentara, AS Juga Tak Akan Tempatkan Rudal Tomahawk di Jerman
Senin, 04 Mei 2026 - 10:51 WIB
Kanselir Merz mengulangi kritiknya terhadap strategi AS terhadap Iran, dan membela pernyataannya bahwa Iran telah “mempermalukan” AS di meja perundingan. Komentar tersebut memicu serangkaian tanggapan marah dari Trump, termasuk bahwa Merz melakukan pekerjaan yang "buruk" sebagai kanselir dan tidak efektif dalam perang Rusia-Ukraina.
Namun, Merz berpendapat bahwa dia tidak akan menyerah untuk berupaya memperbaiki hubungan transatlantik. "Saya juga tidak akan menyerah untuk bekerja sama dengan Donald Trump," katanya.
Menurutnya, dia harus menerima bahwa presiden AS memiliki pendapat yang berbeda. "Tetapi itu tidak mengubah fakta bahwa saya tetap yakin bahwa Amerika adalah mitra terpenting kami dalam Aliansi Atlantik Utara," paparnya, seperti dikutip Anadolu, Senin (4/5/2026).
Namun, Merz berpendapat bahwa dia tidak akan menyerah untuk berupaya memperbaiki hubungan transatlantik. "Saya juga tidak akan menyerah untuk bekerja sama dengan Donald Trump," katanya.
Menurutnya, dia harus menerima bahwa presiden AS memiliki pendapat yang berbeda. "Tetapi itu tidak mengubah fakta bahwa saya tetap yakin bahwa Amerika adalah mitra terpenting kami dalam Aliansi Atlantik Utara," paparnya, seperti dikutip Anadolu, Senin (4/5/2026).
(mas)
Lihat Juga :