Langka, PM Israel Netanyahu Minta Trump Tunda Serangan AS terhadap Iran
Jum'at, 16 Januari 2026 - 07:07 WIB
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi bahwa Trump dan Netanyahu telah berbicara, tetapi menolak untuk memberikan rincian tentang apa yang mereka diskusikan. Kantor PM Israel menolak berkomentar.
Berbicara kepada wartawan, Leavitt juga mengatakan Iran telah membatalkan 800 eksekusi setelah mendapat peringatan dari Trump. Namun, Iran sendiri belum mempublikasikan rencana untuk mengeksekusi 800 demonstran.
“Presiden dan timnya telah berkomunikasi dengan rezim Iran bahwa jika pembunuhan terus berlanjut, akan ada konsekuensinya. Presiden [kemudian] menerima pesan bahwa pembunuhan dan eksekusi akan berhenti,” katanya.
“Presiden memahami hari ini bahwa 800 eksekusi yang dijadwalkan dan seharusnya dilakukan kemarin telah dihentikan," ujarnya.
“Presiden dan timnya memantau situasi dengan cermat dan semua opsi tetap terbuka,” imbuh Leavitt.
Berbicara kepada wartawan, Leavitt juga mengatakan Iran telah membatalkan 800 eksekusi setelah mendapat peringatan dari Trump. Namun, Iran sendiri belum mempublikasikan rencana untuk mengeksekusi 800 demonstran.
“Presiden dan timnya telah berkomunikasi dengan rezim Iran bahwa jika pembunuhan terus berlanjut, akan ada konsekuensinya. Presiden [kemudian] menerima pesan bahwa pembunuhan dan eksekusi akan berhenti,” katanya.
“Presiden memahami hari ini bahwa 800 eksekusi yang dijadwalkan dan seharusnya dilakukan kemarin telah dihentikan," ujarnya.
“Presiden dan timnya memantau situasi dengan cermat dan semua opsi tetap terbuka,” imbuh Leavitt.
(mas)
Lihat Juga :