Langka, PM Israel Netanyahu Minta Trump Tunda Serangan AS terhadap Iran

Jum'at, 16 Januari 2026 - 07:07 WIB
Para pejabat senior dari sekutu Amerika; Qatar, Arab Saudi, Oman, dan Mesir juga telah mendesak pemerintahan Trump untuk tidak menyerang Iran selama beberapa hari terakhir. Demikian diungkap seorang pejabat Arab Teluk kepada surat kabar AS tersebut, memperingatkan bahwa serangan terhadap Teheran dapat memicu konflik regional yang lebih luas.

Laporan sebelumnya menunjukkan bahwa para pemimpin keempat negara Arab tersebut memimpin upaya terkoordinasi untuk membujuk Trump agar tidak melancarkan serangan.

Menyusul laporan The New York Times, media Israel; Channel 12, melaporkan bahwa setelah serangkaian konsultasi di markas militer Kirya semalam, Israel memberi tahu Amerika bahwa saat ini mereka tidak mendorong serangan tetapi akan mendukung keputusan apa pun dari Amerika.

Laporan media itu, mengutip lima sumber yang mengetahui diskusi Gedung Putih, menambahkan bahwa serangan AS tetap menjadi pilihan karena Washington terus menilai situasi.

Tel Aviv dan Washington mengadakan konsultasi harian, lanjut laporan itu, yang menambahkan bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga berbicara dengan Netanyahu pada hari Rabu untuk percakapan ketiga dalam enam hari terakhir.

Meskipun opsi militer tetap menjadi pilihan bagi Trump, jeda saat ini juga dipandang sebagai peluang diplomasi, menurut Channel 12, yang mengutip seorang pejabat AS. Pejabat tersebut mengatakan bahwa rezim Iran akan runtuh kecuali Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei setuju untuk berbicara langsung dengan Trump.

Masih menurut laporan media Israel tersebut, para pejabat Zionis percaya bahwa protes sedang ditekan dan telah menurun drastis, dan ada perselisihan di antara pimpinan tertinggi Israel mengenai pendekatan terhadap Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!