Kritikus Kremlin Navalny Posting Foto di Ranjang Rumah Sakit
Selasa, 15 September 2020 - 20:21 WIB
Pemerintah Jerman menemukan bahwa dia telah diracuni dengan racun saraf Novichok setelah tes, kesimpulan yang didukung oleh dua laboratorium lain di Prancis dan Swedia.(Baca juga: Jerman: Laboratorium di Prancis dan Swedia Turut Konfirmasi Navalny Diracun Novichok )
Novichok juga digunakan dalam sebuah serangan pada Maret 2018 terhadap mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal di kota Salisbury, Inggris, dan beberapa pembangkang Rusia telah diracuni di masa lalu.
Berlin telah meminta Moskow untuk menjelaskan bagaimana Navalny diracuni, tetapi Kremlin tetap membantah.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut tuduhan keterlibatan Kremlin dalam serangan itu tidak berdasar dan tidak pantas. Hal itu diungkapkannya saat berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
"(Kedua belah pihak) telah secara ekstensif membahas situasi di sekitar 'kasus Navalny," kata Kremlin tentang pembicaraan via telepon pada hari Senin itu.
"Vladimir Putin menekankan sifat tidak tepat dari tuduhan tidak berdasar terhadap pihak Rusia dalam konteks ini," tegas Kremlin.(Baca juga: Rusia Buru Saksi Serangan Racun Navalny, Siap Kirim Penyidik ke Jerman )
Sementara pihak Prancis mengatakan Macron telah menekankan kepada Putin bahwa semua penjelasan, tanpa penundaan, tentang keadaan dan tanggung jawab percobaan pembunuhan ini, harus dijelaskan.
Novichok juga digunakan dalam sebuah serangan pada Maret 2018 terhadap mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal di kota Salisbury, Inggris, dan beberapa pembangkang Rusia telah diracuni di masa lalu.
Berlin telah meminta Moskow untuk menjelaskan bagaimana Navalny diracuni, tetapi Kremlin tetap membantah.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut tuduhan keterlibatan Kremlin dalam serangan itu tidak berdasar dan tidak pantas. Hal itu diungkapkannya saat berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
"(Kedua belah pihak) telah secara ekstensif membahas situasi di sekitar 'kasus Navalny," kata Kremlin tentang pembicaraan via telepon pada hari Senin itu.
"Vladimir Putin menekankan sifat tidak tepat dari tuduhan tidak berdasar terhadap pihak Rusia dalam konteks ini," tegas Kremlin.(Baca juga: Rusia Buru Saksi Serangan Racun Navalny, Siap Kirim Penyidik ke Jerman )
Sementara pihak Prancis mengatakan Macron telah menekankan kepada Putin bahwa semua penjelasan, tanpa penundaan, tentang keadaan dan tanggung jawab percobaan pembunuhan ini, harus dijelaskan.
(ber)
Lihat Juga :