Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Senin, 29 Juni 2026 - 20:21 WIB
loading...
Aset Iran yang dibekukan segera cair, perundingan digelar di Qatar. Foto/X
A
A
A
TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pada Senin bahwa aset Iran senilai USD6 miliar atau senilai Rp107 triliun yang dibekukan akan dilepaskan oleh Qatar karena negosiasi dengan Amerika Serikat menghadapi tantangan akibat serangan sepanjang akhir pekan ini.
Pezeshkian adalah pejabat berpangkat tertinggi di Iran yang menyebutkan pelepasan dana yang ditahan oleh Qatar, mediator kunci dalam negosiasi dengan Pakistan. Sejauh ini, pejabat AS mengatakan belum ada aset Iran yang dibekukan yang dilepaskan.
“Berdasarkan rencana yang telah dibuat, USD6 miliar dari total USD12 miliar sumber daya Iran di Qatar akan dilepaskan dan dikembalikan ke negara tersebut, dan tindak lanjut yang diperlukan sedang dilakukan,” kata Pezeshkian seperti dikutip oleh kantor berita IRNA milik negara.
Iran melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Bahrain dan Kuwait pada hari Minggu menyusul serangan udara AS baru terhadap Republik Islam, dan mengancam akan menghentikan sepenuhnya negosiasi untuk mengakhiri perang jika Washington melanjutkan serangannya.
Pezeshkian adalah pejabat berpangkat tertinggi di Iran yang menyebutkan pelepasan dana yang ditahan oleh Qatar, mediator kunci dalam negosiasi dengan Pakistan. Sejauh ini, pejabat AS mengatakan belum ada aset Iran yang dibekukan yang dilepaskan.
“Berdasarkan rencana yang telah dibuat, USD6 miliar dari total USD12 miliar sumber daya Iran di Qatar akan dilepaskan dan dikembalikan ke negara tersebut, dan tindak lanjut yang diperlukan sedang dilakukan,” kata Pezeshkian seperti dikutip oleh kantor berita IRNA milik negara.
Iran melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Bahrain dan Kuwait pada hari Minggu menyusul serangan udara AS baru terhadap Republik Islam, dan mengancam akan menghentikan sepenuhnya negosiasi untuk mengakhiri perang jika Washington melanjutkan serangannya.
Lihat Juga :