Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang

Senin, 29 Juni 2026 - 09:02 WIB
loading...
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Presiden Vladimir Putin menyatakan Barat berusaha mengacaukan situasi politik internal di Rusia karena tidak mampu mengalahkannya di medan perang. Foto/Sputnik/Grigory Sysoev
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin mengatakan Barat berusaha menabur keresahan dan mengacaukan situasi politik internal di Rusia karena tidak mampu mengalahkannya di medan perang. Ini disampaikan pemimpin Kremlin tersebut dalam konvensi Partai Rusia Bersatu di Moskow pada hari Minggu.

Putin mengatakan negaranya menghadapi tekanan berat. "Dan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari elite Barat," katanya.

Baca Juga: Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam

“Mereka tidak mampu memberikan kekalahan strategis kepada kita, untuk menang di medan perang, dan mereka mencoba untuk mengacaukan situasi politik dan menabur keresahan internal, tetapi ini juga tidak berhasil,” paparnya, seperti dikutip dari Russia Today, Senin (29/6/2026).

"Para elite Barat terus mendukung rezim Kyiv, yang telah mereka pilih sebagai alat penghancur terhadap Rusia, tanpa memikirkan rakyat Ukraina," imbuh Presiden Rusia.

Menurutnya, saat pasukan Kyiv mundur di garis depan, Ukraina menggunakan tindakan teroris secara terbuka. Komentar ini mengacu pada serangan Ukraina yang menargetkan warga sipil dan situs sipil Rusia.

Ukraina telah meningkatkan serangan drone jarak jauh terhadap Rusia dalam beberapa bulan terakhir, menargetkan infrastruktur energi dan logistik, serta meningkatkan serangan terhadap target sipil murni seperti ambulans, bus sekolah, dan museum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Berita Terkini
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Infografis
Jerman Khawatir Bom...
Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved