Iran Terbuka untuk Pembatasan Pengayaan Uranium Sementara

Rabu, 14 Mei 2025 - 12:00 WIB
"Dalam negosiasi, kami tidak akan mundur dari prinsip kami dengan cara apa pun, tetapi pada saat yang sama, kami tidak menginginkan ketegangan," papar dia.

Pada hari Selasa, Kepala Badan Energi Atom Iran, Mohammad Eslami, menggambarkan industri nuklir negara itu sebagai "kekayaan dan kekuatannya," menurut kantor berita ISNA.

Meskipun ada pembicaraan, Washington terus memberlakukan sanksi yang menargetkan program nuklir dan industri minyak Iran, dengan yang terbaru diumumkan pada hari Senin.

"Tidak diragukan lagi ada banyak tekanan pada kami," ujar Ali Larijani, penasihat dekat pemimpin tertinggi Iran, sambil mencatat tidak semua masalah Iran disebabkan oleh sanksi.

Baca juga: Pakistan Ungkap India Gunakan Drone Israel dengan Mesin Buatan Inggris
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!