Iran Terbuka untuk Pembatasan Pengayaan Uranium Sementara
Rabu, 14 Mei 2025 - 12:00 WIB
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pada hari Senin bahwa Iran adalah satu-satunya negara di dunia yang tidak memiliki senjata nuklir yang memperkaya uranium hingga ke tingkat tersebut.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada perundingan terakhir bahwa hak untuk memperkaya uranium adalah "tidak dapat dinegosiasikan," sementara Kepala Negosiator AS Steve Witkoff menyebutnya sebagai "garis merah."
Republik Islam tersebut mulai mencabut komitmennya terhadap kesepakatan tersebut setahun setelah penarikan AS.
Sejak kembali menjabat pada bulan Januari, Trump telah menghidupkan kembali pendekatan "tekanan maksimum" terhadap Teheran.
Sambil mendukung diplomasi nuklir, ia juga memperingatkan potensi aksi militer jika gagal.
Iran menggambarkan perundingan hari Minggu sebagai "sulit tetapi bermanfaat" sementara seorang pejabat senior AS mengatakan Washington "terdorong" dan kedua belah pihak mengonfirmasi rencana perundingan di masa mendatang.
“Perundingan tersebut diadakan dalam koordinasi penuh dengan pemimpin tertinggi,” ungkap Presiden Iran Masoud Pezeshkian, menurut pernyataan kepresidenan pada hari Selasa.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada perundingan terakhir bahwa hak untuk memperkaya uranium adalah "tidak dapat dinegosiasikan," sementara Kepala Negosiator AS Steve Witkoff menyebutnya sebagai "garis merah."
Republik Islam tersebut mulai mencabut komitmennya terhadap kesepakatan tersebut setahun setelah penarikan AS.
Sejak kembali menjabat pada bulan Januari, Trump telah menghidupkan kembali pendekatan "tekanan maksimum" terhadap Teheran.
Sambil mendukung diplomasi nuklir, ia juga memperingatkan potensi aksi militer jika gagal.
Iran menggambarkan perundingan hari Minggu sebagai "sulit tetapi bermanfaat" sementara seorang pejabat senior AS mengatakan Washington "terdorong" dan kedua belah pihak mengonfirmasi rencana perundingan di masa mendatang.
“Perundingan tersebut diadakan dalam koordinasi penuh dengan pemimpin tertinggi,” ungkap Presiden Iran Masoud Pezeshkian, menurut pernyataan kepresidenan pada hari Selasa.
Lihat Juga :