Profil Ryan Wesley Routh, Pelaku Upaya Penembakan Donald Trump di Florida pada September
Sabtu, 21 September 2024 - 19:15 WIB
Shaguri menjelaskan, "Dia menawarkan kepada kami sejumlah besar rekrutan dari berbagai negara, tetapi jelas bagi kami bahwa tawarannya tidak realistis. Kami bahkan tidak menjawab, tidak ada yang perlu dijawab."
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengutuk upaya pembunuhan yang tampaknya dilakukan terhadap Trump dalam posting X, dengan mengatakan, "Kekerasan politik tidak memiliki tempat di mana pun di dunia."
Ketika ditanya tentang insiden tersebut, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa hal itu menunjukkan "bermain api" memiliki konsekuensi yang tampaknya merujuk pada dukungan AS untuk Ukraina.
Salah satu putra Routh, Adam, mengatakan kepada Reuters segera setelah insiden tersebut bahwa itu bukanlah sesuatu yang dia yakini akan dilakukan oleh ayahnya.
Anaknya yang lain, Oran, mengatakan kepada CNN bahwa ayahnya tidak seperti itu "untuk melakukan hal-hal gila, apalagi kekerasan."
"Saya tidak punya komentar apa pun selain profil karakternya sebagai ayah yang penyayang dan peduli, serta pria yang jujur dan pekerja keras," ujar Oran Routh.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengutuk upaya pembunuhan yang tampaknya dilakukan terhadap Trump dalam posting X, dengan mengatakan, "Kekerasan politik tidak memiliki tempat di mana pun di dunia."
Ketika ditanya tentang insiden tersebut, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa hal itu menunjukkan "bermain api" memiliki konsekuensi yang tampaknya merujuk pada dukungan AS untuk Ukraina.
Keluarga Routh Membelanya
Salah satu putra Routh, Adam, mengatakan kepada Reuters segera setelah insiden tersebut bahwa itu bukanlah sesuatu yang dia yakini akan dilakukan oleh ayahnya.
Anaknya yang lain, Oran, mengatakan kepada CNN bahwa ayahnya tidak seperti itu "untuk melakukan hal-hal gila, apalagi kekerasan."
"Saya tidak punya komentar apa pun selain profil karakternya sebagai ayah yang penyayang dan peduli, serta pria yang jujur dan pekerja keras," ujar Oran Routh.
(sya)
Lihat Juga :
tulis komentar anda