Analis Sebut Kesepakatan UEA-Israel Tidak Terlalu Mengejutkan

Senin, 24 Agustus 2020 - 06:05 WIB
“Namun yang mengejutkan adalah bahwa negara Muslim Arab ini telah memilih untuk sepenuhnya meninggalkan perjuangan sah rakyat Palestina untuk hak-hak dasar mereka yang tak terbantahkan, dan untuk secara resmi mensponsori visi ekspansionis Israel untuk entitas pemukim kolonial Zionis, yang akan melanggar sesama negara Arab, termasuk Yordania, Mesir, dan Suriah," ungkapnya.

Menyebut perjanjian antara UEA dan Israel sebagai pakta yang memalukan, Altikriti menekankan bahwa kesepakatan itu akan menyebabkan kesenjangan yang lebih besar di antara rezim di kawasan.

(Baca: Geopolitik Timteng Berubah, Indonesia Konsisten Dukung Palestina Merdeka )

"Sayangnya, orang hanya mengharapkan negara-negara Arab yang memiliki kecenderungan serupa untuk mengikuti pakta yang memalukan ini, yang akan menciptakan kesenjangan dan disparitas yang lebih besar antara rezim ini dan negara mereka," ucapnya.

“Masyarakat Arab dan Muslim selalu dan akan terus berdiri teguh di samping hak-hak rakyat Palestin atas tanah, wilayah, dan tempat-tempat suci mereka, termasuk Al-Quds (Yerusalem) dan Masjidil Haram yang menampung Masjid Al-Aqsa, terlepas dari sikap tidak dewasa, tidak bermoral, kalah dan gagal dari rezim UEA, ”tambahnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!