Mantan Pejabat Militer Israel: Hamas Tidak Bisa Dikalahkan untuk Saat Ini atau Masa Depan
Sabtu, 20 Januari 2024 - 21:40 WIB
Dikatakan bahwa ketakutan ini meningkat setelah penarikan Divisi ke-36 dari Jalur Gaza awal pekan ini, yang diikuti dengan rentetan roket yang ditembakkan dari pusat Gaza, tempat Divisi tersebut beroperasi.
Baca Juga: Komandan Iran dan Hizbullah Bantu Houthi Lancarkan Serangan ke Kapal AS dan Israel
Saat ini, tiga divisi tentara Israel yang berperang di Jalur Gaza: di wilayah utara, tengah dan selatan. Menurut juru bicara militer Israel Daniel Hagari, pengerahan terbesar terjadi di kubu Hamas di Jalur Gaza selatan, tepatnya di Khan Yunis.
Sebelumnya, pensiunan Jenderal Israel Giora Eiland menyatakan bahwa perubahan taktik akan memungkinkan lebih banyak warga sipil, dan militan bersama mereka, untuk kembali ke Gaza utara.
"Kami membayar harga yang sangat tinggi untuk sesuatu yang tidak akan ada artinya dalam waktu singkat," paparnya.
Baca Juga: Komandan Iran dan Hizbullah Bantu Houthi Lancarkan Serangan ke Kapal AS dan Israel
Saat ini, tiga divisi tentara Israel yang berperang di Jalur Gaza: di wilayah utara, tengah dan selatan. Menurut juru bicara militer Israel Daniel Hagari, pengerahan terbesar terjadi di kubu Hamas di Jalur Gaza selatan, tepatnya di Khan Yunis.
Sebelumnya, pensiunan Jenderal Israel Giora Eiland menyatakan bahwa perubahan taktik akan memungkinkan lebih banyak warga sipil, dan militan bersama mereka, untuk kembali ke Gaza utara.
"Kami membayar harga yang sangat tinggi untuk sesuatu yang tidak akan ada artinya dalam waktu singkat," paparnya.
Lihat Juga :