Mantan Pejabat Militer Israel: Hamas Tidak Bisa Dikalahkan untuk Saat Ini atau Masa Depan
Sabtu, 20 Januari 2024 - 21:40 WIB
Hamas, sebuah organisasi politik dan militan Islam yang ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh AS dan Uni Eropa, telah memerintah Jalur Gaza sejak tahun 2007. Hamas memiliki tujuan untuk menghancurkan negara Israel, yang oleh PBB diklasifikasikan sebagai negara penjajah wilayah Palestina sejak tahun 1967.
Hussein Ibish, peneliti senior di Arab Gulf States Institute di Washington, mengungkapkan Hamas bukanlah sekelompok individu, atau sekumpulan peralatan dan infrastruktur. Itu sebuah merek, dan selama masih ada sekelompok warga Palestina yang ingin menyebut diri mereka Hamas, Hamas tetap ada.
"Sangatlah bodoh untuk menyatakan perang dengan tujuan yang tidak dapat dicapai. Namun inilah yang telah dilakukan Israel. Dan kecuali kepemimpinan Israel mulai mengurangi retorikanya mengenai tujuan perang, maka kekuatan Israel akan gagal karena mereka telah menetapkan tujuan yang tidak dapat dicapai dan mereka menulis pidato kemenangan Hamas dengan proklamasi mereka sendiri," ujar Ibish.
Hussein Ibish, peneliti senior di Arab Gulf States Institute di Washington, mengungkapkan Hamas bukanlah sekelompok individu, atau sekumpulan peralatan dan infrastruktur. Itu sebuah merek, dan selama masih ada sekelompok warga Palestina yang ingin menyebut diri mereka Hamas, Hamas tetap ada.
"Sangatlah bodoh untuk menyatakan perang dengan tujuan yang tidak dapat dicapai. Namun inilah yang telah dilakukan Israel. Dan kecuali kepemimpinan Israel mulai mengurangi retorikanya mengenai tujuan perang, maka kekuatan Israel akan gagal karena mereka telah menetapkan tujuan yang tidak dapat dicapai dan mereka menulis pidato kemenangan Hamas dengan proklamasi mereka sendiri," ujar Ibish.
(ahm)
Lihat Juga :