China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Rabu, 01 Juli 2026 - 11:42 WIB
loading...
Robot berinteraksi dengan penonton selama Pameran Robot Kecerdasan Buatan pada tanggal 6 September 2025 di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China. Foto/anadolu
A
A
A
BEIJING - China akan menjadikan kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari pendidikan mulai dari sekolah dasar (SD) hingga universitas. Langkah ini dilakukan sesuai rencana lima tahun baru yang dikeluarkan Dewan Negara.
Dokumen yang diterbitkan pada hari Senin tersebut menyerukan agar AI diajarkan “di semua tingkatan pendidikan” untuk meningkatkan literasi AI siswa, dan mengajari mereka memahami teknologi dan menggunakannya untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah.
Rencana tersebut menyajikan langkah ini sebagai bagian dari pembaruan sistem sekolah China yang lebih luas, dengan penekanan yang lebih besar pada sains, pemikiran kritis, inovasi, dan hubungan antara pendidikan, penelitian, dan industri.
Rencana ini juga menyerukan agar AI, big data, dan alat digital lainnya digunakan dalam ujian, penilaian, dan manajemen sekolah, sambil memperkuat aturan etika dan pengawasan keselamatan.
Beberapa sekolah di China telah menguji sejauh mana teknologi ini dapat digunakan dalam pelajaran sehari-hari, dan telah menggunakan AI untuk umpan balik kaligrafi, penilaian tulisan, dan latihan bahasa, serta untuk membantu guru mempersiapkan pelajaran, menilai siswa, dan membuat tugas yang dipersonalisasi.
Dokumen yang diterbitkan pada hari Senin tersebut menyerukan agar AI diajarkan “di semua tingkatan pendidikan” untuk meningkatkan literasi AI siswa, dan mengajari mereka memahami teknologi dan menggunakannya untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah.
Rencana tersebut menyajikan langkah ini sebagai bagian dari pembaruan sistem sekolah China yang lebih luas, dengan penekanan yang lebih besar pada sains, pemikiran kritis, inovasi, dan hubungan antara pendidikan, penelitian, dan industri.
Rencana ini juga menyerukan agar AI, big data, dan alat digital lainnya digunakan dalam ujian, penilaian, dan manajemen sekolah, sambil memperkuat aturan etika dan pengawasan keselamatan.
Beberapa sekolah di China telah menguji sejauh mana teknologi ini dapat digunakan dalam pelajaran sehari-hari, dan telah menggunakan AI untuk umpan balik kaligrafi, penilaian tulisan, dan latihan bahasa, serta untuk membantu guru mempersiapkan pelajaran, menilai siswa, dan membuat tugas yang dipersonalisasi.
Lihat Juga :