Tidur Lelap Sang PM Rusia saat Putin Pidato Berapi-api
Jum'at, 05 Desember 2014 - 14:45 WIB
Tidur Lelap Sang PM Rusia saat Putin Pidato Berapi-api
A
A
A
MOSKOW - Ada pemandangan ganjil ketika Presiden Rusia, Vladimir Putin, pidato berapi-api untuk melawan negara-negara Barat. Yakni, Perdana Menteri Rusia (PM), Dmitry Medvedev tampak tertidur.
PM Rusia duduk di barisan depan di antara para menteri, politisi dan tokoh-tokoh Rusia. Dia tampak terlelap ketika para menteri dan tokoh-tokoh Rusia menyambut pidato berani Presiden Putin. Pemandangan ganjil itu diabadikan fotografer Russia Today.
Hingga kini belum ada klarifkasi dari Medvedev maupun pemerintah Rusia atas aksi tidur lelap saat Putin berpidato tersebut.
Putin sendiri dalam pidato tahunannya di Istana Grand Kremlin di Moskow, kemarin, membela kebijakannya dalam krisis Ukraina yang dikecam negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat. Putin membalas kecaman dengan menyamakan Barat dengan Hitler.
Putin menuduh Barat ingin melihat Rusia runtuh dengan cara seperti yang mereka lakukan terhadap Yugoslavia.”Ini tidak terjadi. Kami tidak membiarkannya,” tegas Putin, seperti dilansir Daily Mail, Jumat (5/12/2014).
”Hitler juga gagal ketika muncul dengan ide-ide kebencian, baha ia akan menghancurkan Rusia, melempar kita kembali di belakang (pegunungan) Ural. Setiap orang harus ingat bagaimana (ide Hitler) itu berakhir,” sambung Putin.
PM Rusia duduk di barisan depan di antara para menteri, politisi dan tokoh-tokoh Rusia. Dia tampak terlelap ketika para menteri dan tokoh-tokoh Rusia menyambut pidato berani Presiden Putin. Pemandangan ganjil itu diabadikan fotografer Russia Today.
Hingga kini belum ada klarifkasi dari Medvedev maupun pemerintah Rusia atas aksi tidur lelap saat Putin berpidato tersebut.
Putin sendiri dalam pidato tahunannya di Istana Grand Kremlin di Moskow, kemarin, membela kebijakannya dalam krisis Ukraina yang dikecam negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat. Putin membalas kecaman dengan menyamakan Barat dengan Hitler.
Putin menuduh Barat ingin melihat Rusia runtuh dengan cara seperti yang mereka lakukan terhadap Yugoslavia.”Ini tidak terjadi. Kami tidak membiarkannya,” tegas Putin, seperti dilansir Daily Mail, Jumat (5/12/2014).
”Hitler juga gagal ketika muncul dengan ide-ide kebencian, baha ia akan menghancurkan Rusia, melempar kita kembali di belakang (pegunungan) Ural. Setiap orang harus ingat bagaimana (ide Hitler) itu berakhir,” sambung Putin.
(mas)