Cegah agresi Rusia ke Ukraina, kapal perang AS siaga

Sabtu, 08 Maret 2014 - 18:15 WIB
Cegah agresi Rusia ke...
Cegah agresi Rusia ke Ukraina, kapal perang AS siaga
A A A
Sindonews.com – Kapal perang penghancur rudal milik Amerik Serikat (AS), yakni USS Truxtun, telah melewati memasuki Laut Hitam usai melewati wilayah Bosphorus, Turki. Kehadiran kepal perang AS itu, bertepatan dengan persiapan rakyat Crimea dalam mengikuti referendum untuk bergabung ke Rusia atau Ukraina.

Militer AS kemarin mengklaim kapal perang itu siaga di Laut Hitam untuk latihan militer dengan pasukan Bulgaria dan Rumania. Namun, Fox News melaporkan, kehadiran kapal perang AS itu, sejatinya untuk memperkuat NATO di Laut Hitam. ”Guna melawan agresi militer Rusia di Ukraina,” tulis media AS tersebut.

Kapal itu memiliki awak sekitar 300 personel dan merupakan bagian dari kelompok kapal induk yang bertolak dari AS pada pertengahan Februari 2014 lalu.

Pada Jumat malam, Dmitry Peskov, juru bicara Presiden Rusia, Vladimir Putin, memperingatkan kemungkinan adanya pembersihan warga etnis Rusia di Crimea oleh orang-orang yang melakukan kudeta terhadap Presiden Viktor Yanukovych di Ukraina.

“(Warga) Crimea dan wilayah timur Ukraina takut, mereka meminta bantuan kepada Rusia,” kata Peskov, seperti dikutip Rusia Today, Sabtu (8/3/2014). ”Kami sepenuhnya memahami kekhawatiran bahwa sekarang kondisi itu berlaku di timur (Ukraina).”
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Survei: Warga Amerika...
Survei: Warga Amerika Serikat Makin Ragu Dukung Ukraina
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
4 Senjata Ukraina yang...
4 Senjata Ukraina yang Dipasok oleh Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
1 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
2 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
3 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
4 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
5 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved