5 tewas dan 25 terluka dalam sebuah ledakan di Pakistan
Minggu, 16 Februari 2014 - 19:18 WIB
5 tewas dan 25 terluka dalam sebuah ledakan di Pakistan
A
A
A
Sindonews.com - Lima orang tewas dan lebih dari 25 lainnya luka-luka ketika sebuah ledakan menghantam sebuah kereta penumpang di Distrik Kashmore, Pakistan Selatan, Minggu (16/2/2014) sore waktu setempat.
Express TV mengatakan, kereta api itu sedang dalam perjalan an ke kota Peshawar, dari Karachi. Kereta itu terkena bom di daerah Kashmore, sebuah distrik yang terletak di bagian utara provinsi Sindh.
Asghar Shah, Inspektur Polisi setempat mengatakan, bahwa empat gerbong kereta tergelincir ketika bom meledak di jalur kereta api dekat Stasiun Kereta Api di Anrawah.
Berdasarkan laporan investigasi, dia mengatakan, bahwa ledakan itu dilakukan menggunakan sebuah perangkat seluler, sedangkan bom sudah ditaruh di rel kereta sebelumnya.
Menurut para penumpang ada sekitar 300 orang di dalam gerbong yang tergelincir. Para korban luka sudah dibawa ke rumah sakit terdekat.
Perdana Menteri Nawaz Sharif mengutuk serangan dan sudah memberikan arahan kepada pihak rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik kepada korban ledakan. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Express TV mengatakan, kereta api itu sedang dalam perjalan an ke kota Peshawar, dari Karachi. Kereta itu terkena bom di daerah Kashmore, sebuah distrik yang terletak di bagian utara provinsi Sindh.
Asghar Shah, Inspektur Polisi setempat mengatakan, bahwa empat gerbong kereta tergelincir ketika bom meledak di jalur kereta api dekat Stasiun Kereta Api di Anrawah.
Berdasarkan laporan investigasi, dia mengatakan, bahwa ledakan itu dilakukan menggunakan sebuah perangkat seluler, sedangkan bom sudah ditaruh di rel kereta sebelumnya.
Menurut para penumpang ada sekitar 300 orang di dalam gerbong yang tergelincir. Para korban luka sudah dibawa ke rumah sakit terdekat.
Perdana Menteri Nawaz Sharif mengutuk serangan dan sudah memberikan arahan kepada pihak rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik kepada korban ledakan. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
(esn)