Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan

Selasa, 26 Mei 2020 - 20:14 WIB
loading...
Airbus Mulai Selidiki...
Pakistan mengumumkan bahwa para ahli Airbus telah membuka penyelidikan terhadap kecelakaan pesawat yang terjadi pekan lalu. Foto/REUTERS
A A A
ISLAMABAD - Pakistan mengumumkan bahwa para ahli Airbus telah membuka penyelidikan terhadap kecelakaan pesawat yang terjadi pekan lalu. Pesawat Airbus A320 milik Pakistan International Airlines (PIA) jatuh di dekat bandara Karachi.

Laporan awal mengatakan, pesawat PIA jatuh setelah mengalami kerusakan mesin. Otoritas penerbangan Pakistan mengatakan, mereka telah berbagi temuan awal mereka dengan tim penyelidik Airbus.

"Pakar dan insinyur Airbus juga akan mengunjungi lokasi kecelakaan. Kami menyediakan semua bantuan yang mungkin kepada para ahli teknis Airbus," ucap juru bicara PIA, Abdul Hafeez, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (26/5/2020).

Seperti diketahui, pesawat itu terbang dari Bandara Lahore dan sekitar 90 menit kemudian jatuh di Karachi Selatan ketika berusaha mendarat di Bandara Karachi. Ledakan terjadi ketika pesawat menghantam sejumlah rumah. Beberapa mobil di lokasi kecelakaan ikut ludes terbakar.

Rekaman percakapan pilot dengan petugas menara pengawas lalu lintas udara menunjukkan sang pilot dengan tenang memberi tahu bahwa dua mesin pesawat telah kehilangan daya.

Juru bicara Departemen Kesehatan Pakistan, Meeran Yousuf mengonfirmasi bahwa 97 orang tewas dalam kecelakaan tersebut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
AS Serang Iran, Ledakan...
AS Serang Iran, Ledakan Hebat Terdengar di Bandara Abbas hingga Pulau Qeshm
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
Pelimpahan Perkara Febrie...
Pelimpahan Perkara Febrie Adriansyah Dinilai Jadi Ujian Integritas Kejaksaan
Berita Terkini
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved