Lagu & tari rakyat Afsel untuk Mandela

Jum'at, 06 Desember 2013 - 09:18 WIB
Lagu & tari rakyat Afsel...
Lagu & tari rakyat Afsel untuk Mandela
A A A
Sindonews.com – Rakyat Afrika Selatan (Afsel) berduka atas meninggalnya pahlawan mereka, Nelson Mandela di usia 95 tahun, kemarin. Mereka menyampaikan rasa duka cita dengan menyanyikan lagu dan menari.

Lebih dari 500 orang berkumpul tengah malam di wilayah sekitar Houghton. Mereka kemudian melantunkan lagu-lagu anti-apartheid. Dalam suasana duka, mereka tetap mengelu-elukan sosok Mandela dengan mengibarkan bendera Afsel.

”Viva Mandela!",” teriak salah seorang warga setempat, seperti dikutip AFP, Jumat (6/12/2013). ”Hidup Madiba!," teriak warga lainnya.

Tak hanya lagu-lagu anti-apartheid, rakyat Afsel juga menari untuk kepergian Mandela. Beberapa wanita memegang lilin, dan lainnya meletakkan karangan bunga. Tak berselang lama, iring-iringan mobil berdatangan menuju kediaman Mandela, bahkan sebagian dari mereka masih mengenakan piyama.

Salah satu rakyat Afsel, Ashleigh Williams, mengatakan dia mengetahui meninggalnya Mandela dari siaran televisi. Sejak itu, dia bergegas menuju rumah mantan presidennya itu.

”Saya tahu hari ini akan datang, tapi apa yang bisa saya katakan Madiba kita tercinta berjuang dengan pertarungan yang bagus, sekarang saatnya untuk beristirahat,” kata Williams.

Remaja Afsel, Asthyn Ariel, menyebut Mandela sebagai ikon. ”Saya pikir itu adalah saat di mana Afrika Selatan benar-benar akan bersinar sebagai sebuah bangsa di seluruh dunia. Saya pikir kami siap untuk menunjukkan bahwa berkat Madiba kami telah berubah menjadi lebih baik. Kami adalah bangsa pelangi yang bersatu."

Tak hanya tokoh dunia, Sosok Mandela juga dikenang oleh seorang tukang kebun di Afsel. ”Saya ada di sana ketika ia berjalan keluar dari penjara, saya di sini sekarang, itu semua begitu nyata, tokoh kita hilang,” ucap Reginald Mokoena, seorang tukang kebun lokal.
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Dorong Aksi...
Indonesia Dorong Aksi Nyata Pemberdayaan Perempuan di G20 Afrika Selatan
4 Alasan Afrika Selatan...
4 Alasan Afrika Selatan Selalu Jadi Pusat Pergeseran Tatanan kekuatan Global pada 2025
Gedung Parlemen Afrika...
Gedung Parlemen Afrika Selatan di Cape Town Terbakar
Presiden Afsel Berupaya...
Presiden Afsel Berupaya Pertahankan Kekuasaan di Tengah Skandal Korupsi
25.000 Tentara Dikerahkan...
25.000 Tentara Dikerahkan untuk Redam Kerusuhan di Afrika Selatan
Kerusuhan Afrika Selatan...
Kerusuhan Afrika Selatan Menggila, 212 Orang Tewas Secara Brutal
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
2 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
3 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
3 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
4 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
5 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved