Menhan Pakistan: Jihad Diciptakan oleh Barat

Minggu, 27 April 2025 - 20:40 WIB
loading...
Menhan Pakistan: Jihad...
Menhan Pakistan tuding jihad diciptakan oleh Barat. Foto/X/@Raniieeey
A A A
ISLAMABAD - Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mengklaim bahwa negaranya menjadi korban terorisme di kawasan tersebut yang berasal dari kebijakan pemerintah Barat, khususnya AS, yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

Berbicara kepada RT pada hari Sabtu, Asif menyebut keputusan para penguasa negara sebelumnya untuk bergabung dalam perang Soviet-Afghanistan pada akhir tahun 1980-an dan menjadi platform untuk melatih dan mengindoktrinasi para jihadis atas nama Barat sebagai sebuah kesalahan.

Menteri tersebut mencatat bahwa negaranya merupakan “batu loncatan” untuk perang Soviet-Afghanistan. “Diperkenalkannya jihad, yang diciptakan oleh Barat, mengubah etos negara dan menyebabkan berbagai masalah yang dihadapinya saat ini. Seluruh etos masyarakat diubah untuk mendukung jihad,” kata Asif.

Menurutnya, selama perang di Afghanistan, Islamabad “memberikan segala macam bantuan [kepada AS].” Kemudian, pasca serangan 9/11, Pakistan kembali “bergabung dengan koalisi.” “Dari tanah kami, semua perbekalan dan semua fasilitas digunakan untuk kami,” katanya. Namun, menteri tersebut menambahkan: “Kedua perang ini, menurut pendapat saya, bukanlah perang kami.”

Asif menegaskan bahwa Pakistan menanggung konsekuensi dari kebijakan sebelumnya. “Kami sangat menderita dan Amerika Serikat meninggalkan kami sekitar tahun 1989 atau 1990. [Mereka] pergi dan kami terlantar,” katanya. Pejabat itu menambahkan bahwa situasi keamanan memburuk setelah penarikan pasukan AS yang membawa bencana dari Afghanistan pada tahun 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
AS-Iran di Ambang Perang...
AS-Iran di Ambang Perang Lagi, Pakistan Kerahkan 8.000 Tentara dan 1 Skuadron Jet ke Arab Saudi
Pakistan Dukung Peran...
Pakistan Dukung Peran China sebagai Mediator antara AS dan Iran
Respons Iran terhadap...
Respons Iran terhadap Proposal AS akan Dikirim ke Mediator Pakistan Hari Ini
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Rusia Bombardir Ukraina...
Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, Tewaskan Setidaknya 11 Orang
Melunak, Trump Tiba-Tiba...
Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei
Rekomendasi
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved