9 Alasan Warisan Progresif Paus Fransiskus Mengubah Gereja Katolik

Senin, 28 April 2025 - 01:10 WIB
loading...
9 Alasan Warisan Progresif...
Warisan progresif Paus Fransiskus mengubah gereja Katolik. Foto/X/@RupinderKGill
A A A
VATICAN CITY - Sekitar enam bulan setelah ia terpilih sebagai kepala Gereja Katolik, Paus Fransiskus membuat pengakuan yang mengejutkan.

Seorang pendeta Jesuit sedang mewawancarai Fransiskus ketika ia keluar dari daftar pertanyaan yang telah disetujui sebelumnya dan bertanya kepada Fransiskus, sambil menyebut nama lahirnya, "Siapakah Jorge Mario Bergoglio?" Fransiskus menatap rekan Jesuit itu dalam diam sebelum menjawab.

9 Alasan Warisan Progresif Paus Fransiskus Mengubah Gereja Katolik

1. Paus yang Mengakui sebagai Seorang Pendosa

"Saya seorang pendosa," kata Fransiskus dalam wawancara tahun 2013. "Ini adalah definisi yang paling akurat. Ini bukan kiasan, genre sastra. Saya seorang pendosa."

Ketika Francis DeBernardo, direktur eksekutif New Ways Ministry, sebuah kelompok Katolik yang berbasis di Maryland yang mengadvokasi orang-orang LGBTQ+, mengetahui tanggapan Fransiskus, ia sangat gembira.

"Bagi Paus untuk mengakui bahwa ia adalah seorang pendosa dan bahwa ia tidak tahu segalanya, saya akan selalu mengingatnya," kata DeBernardo. “Banyak budaya Katolik yang mengakar dengan gagasan bahwa Paus selalu sempurna. Baginya, mengatakan bahwa ia adalah seorang pendosa berarti ia mengakui kelemahannya. Itu adalah tanda kerendahan hati.”

Paus Fransiskus tidak mendukung pernikahan sesama jenis, melobi untuk menahbiskan perempuan sebagai pendeta, atau memicu revolusi liberal di Gereja Katolik. Paus, yang meninggal pada hari Senin di usia 88 tahun, secara berkala mengecewakan beberapa pendukung gerejanya yang paling progresif.

2. Dikenal sebagai Pembaharu yang Agung

Seorang kritikus mengatakan bahwa Fransiskus “pada dasarnya adalah seorang konservatif” yang memiliki kebiasaan melontarkan gagasan progresif dan kemudian membuat marah kaum kiri dengan menarik diri begitu gagasan itu mendapat penolakan dari kaum kanan.

Namun, DeBernardo dan yang lainnya mengatakan Fransiskus masih sesuai dengan julukannya sebagai “Pembaru Agung.” Mereka mengatakan bahwa ia meninggalkan warisan progresif yang mengubah Gereja Katolik bagi 1,4 miliar pengikutnya. Warisan itu berpusat pada satu perubahan transformatif, kata mereka: Fransiskus mengubah cara umat Katolik berbicara satu sama lain, dan isu apa yang menjadi fokus mereka.

Sebelum Fransiskus, banyak pemimpin Gereja Katolik yang berkutat pada isu-isu perang budaya seperti aborsi dan pengendalian kelahiran. Fransiskus mengangkat perubahan iklim menjadi isu moral, mengecam kapitalisme yang tak terkendali, dan meningkatkan transparansi keuangan di dalam Vatikan. Ia juga menekan para pemimpin gereja untuk lebih mendengarkan anggota gereja biasa daripada sekadar mengeluarkan dekrit, dengan menyatakan bahwa "Kami para pendeta bukanlah bos kaum awam (umat awam)."

Ia mengilhami banyak perubahan ini melalui dua atribut pribadi yang khas: kerendahan hati yang menyegarkan, dan belas kasih bagi semua yang membuatnya disebut sebagai "paus pinggiran" — seorang pemimpin yang berbicara dan bertindak atas nama kelompok-kelompok terpencil yang secara tradisional dijauhi oleh gereja.

Baca Juga: Upacara Pemakaman Paus Fransiskus Paling Sederhana Dibandingkan Pendahulunya

3. Paus Pertama dari Amerika Latin

Pendekatan Fransiskus tampak dari cara ia membawa diri. Mungkin sebagian karena tempat asalnya. Ia adalah Paus pertama dari Amerika Latin. Ia membawa kehangatan dan aksesibilitas pastoral ke kepausan yang tidak ada pada kedua pendahulunya: Paus Benediktus XVI dan Paus Yohanes Paulus II, kata Natalia Imperatori-Lee, seorang profesor studi agama di Universitas Manhattan di New York City.

Sebagian dari kerendahan hati itu muncul dari kemampuannya untuk mengakui kesalahan, katanya. Ia pernah meminta maaf atas pernyataan yang ia buat saat membela seorang uskup yang dituduh menutupi pelecehan seksual oleh anggota klerus. Ia juga meminta maaf kepada para korban skandal pelecehan seksual oleh klerus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Pemakaman Pemimpin...
7 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Kepala Negara Terbanyak, Nomor 1 Pecahkan Rekor Dunia
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Nathalie Holscher Siap...
Nathalie Holscher Siap Menikah dengan Arpat, Akad Nikah Digelar Besok
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved