Gedung Parlemen Afrika Selatan di Cape Town Terbakar
Minggu, 02 Januari 2022 - 18:31 WIB
loading...
Kebakaran gedung parlemen Afrika Selatan di Cape Town. FOTO/Reuters
A
A
A
CAPE TOWN - Kebakaran melanda gedung parlemen Afrika Selatan , Minggu (2/1/2022). Api dilaporkan menyembur dari atap sebuah bangunan dan kepulan asap yang terlihat dari jarak bermil-mil.
Beberapa jam setelah kebakaran dimulai di ibukota legislatif Cape Town, asap tebal masih mengepul dari salah satu dari beberapa bangunan yang membentuk kompleks parlemen. Pihak berwenang mengatakan, setelah beberapa jam, petugas pemadam kebakaran sudah mengendalikan situasi.
Baca: Afrika Selatan Telah Melewati Puncak Wabah Omicron
Petugas pemadam kebakaran hadir di gedung itu ketika api besar dan kolom asap besar terlihat sekitar pukul 07:30 waktu setempat. Asap tebal mengepul dari atap gedung dan dari pintu masuk saat layanan darurat menyemprotkan air ke dalam.
"Atapnya terbakar dan gedung Majelis Nasional juga terbakar," kata juru bicara layanan darurat kota kepada AFP. "Api tidak terkendali dan retakan di dinding bangunan telah dilaporkan," tambahnya.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Infrastruktur Patricia De Lille mengatakan kepada wartawan bahwa kobaran api dapat dikendalikan. Dia mengatakan, saat ini api sedang berkobar di ruang Majelis Nasional, tetapi telah terkandung di bagian lain.
“Tidak ada laporan mengenai korban luka dalam kebakaran tersebut. Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui,” kata De Lille, seperti dikutip dari Reuters.
Beberapa jam setelah kebakaran dimulai di ibukota legislatif Cape Town, asap tebal masih mengepul dari salah satu dari beberapa bangunan yang membentuk kompleks parlemen. Pihak berwenang mengatakan, setelah beberapa jam, petugas pemadam kebakaran sudah mengendalikan situasi.
Baca: Afrika Selatan Telah Melewati Puncak Wabah Omicron
Petugas pemadam kebakaran hadir di gedung itu ketika api besar dan kolom asap besar terlihat sekitar pukul 07:30 waktu setempat. Asap tebal mengepul dari atap gedung dan dari pintu masuk saat layanan darurat menyemprotkan air ke dalam.
"Atapnya terbakar dan gedung Majelis Nasional juga terbakar," kata juru bicara layanan darurat kota kepada AFP. "Api tidak terkendali dan retakan di dinding bangunan telah dilaporkan," tambahnya.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Infrastruktur Patricia De Lille mengatakan kepada wartawan bahwa kobaran api dapat dikendalikan. Dia mengatakan, saat ini api sedang berkobar di ruang Majelis Nasional, tetapi telah terkandung di bagian lain.
“Tidak ada laporan mengenai korban luka dalam kebakaran tersebut. Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui,” kata De Lille, seperti dikutip dari Reuters.
Lihat Juga :