Kudeta sebabkan krisis kemanusiaan pada 4,6 juta rakyat CAR

Jum'at, 28 Juni 2013 - 17:26 WIB
Kudeta sebabkan krisis...
Kudeta sebabkan krisis kemanusiaan pada 4,6 juta rakyat CAR
A A A
Sindonews.com - Sejumlah lembaga pemberi bantuan bagi Republik Afrika Tengah (CAR) memperingatkan, bahwa seluruh penduduk miskin di negara itu menghadapi krisis kemananusian, Kamis (27/6/2013). Hal itu terjadi setelah pemerintah dikudeta pada Maret lalu.

"Sebanyak 4,6 juta penduduk CAR menderita krisis kemanusiaan parah akibat kudeta yang berlanjut dengan ketidakstabilan politik," sebuat isi pernyataan yang ditandatangani oleh belasan kelompok bantuan kemanusaan, termasuk Gerakan Perlawanan Kelaparan dan Perlindungan Anak.

"PBB memperkirakan, CAR butuh bantuan sebesar USD 126 juta. Tapi, sejauh ini bantuan yang mereka dapat baru mencapai 43 persen dari kebutuhan itu," lanjut isi pernyataan itu.

Mereka mengatakan, saat ini lebih dari 60 ribu anak-anak dan keluarga mengalami krisis pangan parah. Sementara itu, lebih dari 200 ribu anak-anak dan keluarga mengungsi. Mereka membutuhkan tempat tinggal, makanan, dan juga perawatan medis.

Masalah itu semakin buruk dengan adanya praktik pembunuhan dan penjarahan. Dalam pernyataan itu, mereka juga mengecam banyaknya kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual, khususnya terhadap anak-anak. Dengan semua hal yang terjadi, dapat disimpulkan, CAR telah mengalami krisis kemanusiaan terparah.

Sementara itu, Daniel Bekele, Direktur Human Rights Watch di Afrika mengatakan, pemberontakan yang diluncurkan oleh pemberontak Seleka telah membunuh 40 ribu warga sipil dan menghancurkan 34 desa.

"Dunia sepertinya tidak melihat bencana yang tengah di hadapi rakyat CAR. Pemberontak Seleka membunuh warga sipil dan membakar desa-desa, banyak penduduk sekarat dan mereka butuh bantuan pangan," ujarnya.
(esn)
Berita Terkait
Pemerintah Republik...
Pemerintah Republik Afrika Tengah Mengundurkan Diri
Prancis Kecam Perampasan...
Prancis Kecam 'Perampasan Kekuasaan' Oleh Rusia di Republik Afrika Tengah
Bom Rakitan Meledak,...
Bom Rakitan Meledak, 3 Personel Pasukan PBB di Republik Afrika Tengah Tewas
Terima Bom Parsel, Diplomat...
Terima Bom Parsel, Diplomat Rusia Terluka
Prancis Tarik Pulang...
Prancis Tarik Pulang Pasukan Terakhir dari Republik Afrika Tengah
Satuan Formed Police...
Satuan Formed Police Unit Indonesia Sabet Penghargaan dari SRSG
Berita Terkini
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
25 menit yang lalu
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinvus Triliunan Virus
1 jam yang lalu
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
1 jam yang lalu
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
2 jam yang lalu
Pengemudi Mobil yang...
Pengemudi Mobil yang Tabraki Pawai LGBTQ Berlin Ditembak Mati, Namanya Abdul Ballout
3 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved