Pemberontak Kaukasus Utara bantah terkait bom Boston

Minggu, 21 April 2013 - 22:38 WIB
Pemberontak Kaukasus...
Pemberontak Kaukasus Utara bantah terkait bom Boston
A A A
Sindonews.com – Pemberontak Kaukasus Utara di Rusia, membantah kalau mereka memiliki hubungan dengan dua tersangka pelaku serangan bom di Boston Marathon, awal pekan lalu.

"Perintah dari mujahidin Vilayat Dagestan menyatakan, bahwa pejuang Kaukasus tidak melancarkan kegiatan militer terhadap Amerika Serikat (AS)," sebut pernyataan yang dituangkan pemberontak Kaukasus utara di situs resmi mereka, Kavkacenter.com, Minggu (21/4/2013).

"Kami hanya memerangi Rusia, yang tidak hanya bertanggung jawab untuk pendudukan Kaukasus, tetapi juga untuk kejahatan mengerikan terhadap umat Islam," lanjut pernyataan itu.

Sebelumnya, laporan-laporan media AS mengatakan, bahwa saat ini FBI sedang mempelajari kemungkinan kaitan antara dua tersangka bersaudara, Dzhokhar dan Tamerlan Tsarnaev dengan kelompok pemberontak di Kaukasus utara yang dipimpin oleh panglima perang Doku Umarov.

Laporan itu mengatakan, pihak berwenang AS sangat tertarik pada unit kelompok pemberontak yang bernama Vilayat Dagestan, cabang dari kelompok Umarov itu. Dagestan sendiri adalah republik tetangga Chechnya, dengan etnis minoritas terbesar berasal dari Chechnya.

Pihak berwenang Rusia mengatakan, mereka juga tengah memeriksa hubungan antara Tsarnaev bersaudara dengan kaum pemberontak Kaukasus. Namun, hingga kini aparat Rusia belum menemukan bukti apa pun.

"Saat ini, kami tidak memiliki informasi yang kredibel tentang keterlibatan Tsarnaev bersaudara dengan gerakan Emirat Kaukasus," kata seorang sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya kepada kantor berita Rusia, Interfax.
(esn)
Berita Terkait
Rusia: Sanksi AS Terhadap...
Rusia: Sanksi AS Terhadap Pemimpin Chechnya Terlalu Dibuat-buat
Pemimpin Chechnya: Seperti...
Pemimpin Chechnya: Seperti Osama, Taliban adalah Penipuan AS pada Muslim
Lakukan Pelanggaran...
Lakukan Pelanggaran HAM, AS Blacklist Pemimpin Chechnya
Dianggap Melanggar HAM,...
Dianggap Melanggar HAM, AS Sanksi Pemimpin Chechnya
Posting Foto dengan...
Posting Foto dengan 'Koki Putin', Pemimpin Chechnya Minta Hadiah ke FBI
Pemimpin Chechnya Ancam...
Pemimpin Chechnya Ancam AS dengan Balas Dendam untuk Ibunya
Berita Terkini
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
14 menit yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
45 menit yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
9 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
10 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
11 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
12 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved